Alami Peningkatan, UMN Raih Peringkat 12 Kampus Hijau Terbaik di Indonesia

Salah satu sudut Gedung P.K. Ojong - Jakob Oetama Universitas Multimedia Nusantara. Melalui akun Instagram resminya, @universitasmultimedianusantara, UMN mengumumkan pencapaiannya sebagai kampus hijau terbaik di Indonesia di peringkat ke-12.
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com– Berdasarkan riset UI GreenMetric World University 2017, Universitas Multimedia Nusantara (UMN) berada diperingkat 12 kampus hijau terbaik nasional dan peringkat 240 dunia. Baru berpartisipasi dalam riset ini pada 2016 lalu, UMN membuktikan diri sebagai kampus ramah lingkungan di mata Indonesia, bahkan dunia.

Di skala nasional, posisi pertama ditempati oleh Universitas Indonesia yang menduduki peringkat ke-23 kampus hijau terbaik dunia. Kemudian disusul Institut Pertanian Bogor (IPB) di peringkat kedua nasional dan peringkat ke-52 dunia.

Pada 2016, UMN menduduki posisi ke-16 tingkat nasional serta ke-282 tingkat dunia. Hasil terbaru ini menunjukkan adanya peningkatan peringkat UMN di tingkat nasional dan dunia pada 2017. Peningkatan tidak terjadi secara cuma-cuma, pihak kampus melakukan beberapa perbaikan untuk tingkatkan prestasi.

Universitas Multimedia Nusantara mendapat peringkat 240 kampus hijau terbaik di dunia dan peringkat 12 terbaik nasional di tahun ini.

 

Peringkat Universitas Multimedia Nusantara pada 2016 lalu yang berada di posisi ke-280 dunia dan ke-16 nasional.

“Setelah kita membaca kriteria penilaian dari sisi mana saja, ada sistem yang selama ini tidak terolah. Maka kami mulai lakukan seperti pengolahan sampah, kompos dari sampah dedaunan. UMN juga melakukan pengolahan air. Air limbah dan air gelontoran diolah kembali, air hujan pun kita masukin sumur resapan,” terang Manajer Building Management UMN Sudarman Sutanto. 

Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Andrey Andoko juga turut menyatakan bahwa peringkat ini memperjelas komitmen UMN sebagai kampus ramah lingkungan.

“Dari awal bangun, UMN sudah berkomitmen membangun kampus ramah lingkungan. Makanya kita pakai sistem ramah lingkungan, mulai dari genset dan AC-nya ramah lingkungan. Kan banyak pepohonan teduh, pengolahan air, transportasi juga kita sediakan shuttle untuk membatasi penggunaan mobil. Kemudian edukasi lewat Bank Sampah, penanaman pohon bersama,” ujar pria yang pernah menjabat sebagai Direktur dari Jaringan Radio Sonora ini.

Terkait langkah nyata di 2018 untuk mempertahankan prestasi ini, Andrey berencana untuk menambahkan sumber energi listrik baru menggunakan solar cell dan penggunaan lampu yang lebih hemat. Peraih penghargaan Alumni Australia untuk kategori Jurnalisme dan Media pada tahun 2009 ini juga mengungkapkan peran mahasiswa UMN atas teraihnya peringkat ini.

“Kebanyakan justru ide-ide datang dari mahasiswa, seperti pemilahan sampah dan pengolahannya,” tambah Andrey.

UI GreenMetric World University merupakan sistem pemeringkatan perguruan tinggi pertama di dunia yang menilai komitmen dan prinsip perguruan tinggi terkait pengelolaan lingkungan hidup wilayah kampus. Tahun ini, perguruan tinggi yang ikut berpartisipasi di dalamnya berjumlah 619 perguruan tinggi di seluruh dunia.

Berdasarkan situs resmi UI GreenMetric World University, terdapat enam indikator untuk menentukan peringkat tiap universitas yakni; Setting and Infrastructure, Energy and Climate Change, Waste, Water, Transportation, dan Education.

Penulis: Diana Valencia, Agatha Lintang

Editor: Christian Karnanda Yang

Fotografer: Sania Zelikha