Damai-Michelle, Generasi Perintis HMDKV yang Optimis

Pasangan calon nomor urut satu Damai Arungsamudra dan Michelle Edhitya resmi terpilih menjadi ketua dan wakil ketua HMDKV UMN pada pengumuman hasil pemungutan suara oleh KPU UMN di Kantin Gedung C UMN, Jumat (10/11/2017).
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Pasangan calon nomor urut satu Damai Arungsamudra dan Michelle Edithya resmi terpilih menjadi Ketua dan Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Desain Komunikasi Visual (HMDKV) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) periode 2017-2018. Kemenangan mereka diumumkan dalam pengumuman hasil pemungutan suara Komisi Pemilihan Umum (KPU) UMN di Kantin Gedung C UMN, Jumat (10/11/2017).

Dengan perolehan 219 suara dari 340 suara, Damai dan Michelle berhasil unggul atas pasangan calon nomor urut dua yakni F. X. Senna Adrianto dan Raditya Pradnyatama.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Himpunan Mahasiswa Fakultas Seni dan Desain (HMFSD) yang sebelumnya merupakan himpunan tunggal mahasiswa seni dan desain UMN, mengalami pemekaran menjadi HMDKV dan HMFTV.

Hal ini dikarenakan pemisahan program studi (prodi) Desain Komunikasi Visual (DKV) serta prodi Film dan Televisi (FTV) sehingga himpunan masing-masing prodi juga akan diurus secara terpisah. Dengan demikian, Damai dan Michelle resmi menjadi ketua dan wakil ketua generasi perintis yakni generasi nol.

Perihal rencana kerja terdekat, Damai dan Michelle kompak menjawab koordinasi dengan dosen pembimbing akan menjadi hal pertama dilakukan yang akan dilakukan sebagai Ketua dan Wakil Ketua HMDKV 2017-2018.

Damai menyadari bahwa sebagai generasi perintis, ia dan Michelle belum memiliki banyak contoh dari generasi sebelumnya.

“Penting untuk mengkomunikasikan rencana-rencana yang akan kita jalani selama satu tahun ke depan. Mengingat kita adalah generasi nol yang belum punya contoh dari generasi sebelumnya, kita harus banyak konsultasi dan belajar dengan pihak yang lebih banyak tahu. Dalam kasus ini, dosen pembimbing,” ucap Damai.

Selain berkoordinasi dengan dosen pembimbing, Michelle mengungkapkan bahwa mereka juga akan mengadakan survei yang bertujuan untuk mengetahui kebutuhan dan keinginan mahasiswa DKV UMN. Hasil survei tersebut akan mereka pertimbangkan dan realisasikan.

Dengan slogan ‘Satu untuk Semua’, Damai dan Michelle menekankan visi mereka dalam mengangkat nama baik almamater dengan menjadi media aspirasi mahasiswa DKV UMN. Tentu saja visi tidak akan lengkap apabila tidak ada misi yang menyertai.

Pasangan ketua dan wakil ketua ini juga memiliki misi yang mengutamakan realisasi aspirasi, dukungan akademik dan non-akademik, serta pembangunan relasi mahasiswa DKV UMN dengan pihak eksternal.

Di sisi lain, ketua dan wakil ketua HMDKV yang baru saja terpilih merupakan mahasiswa angkatan 2016. Padahal, hampir semua pucuk pimpinan himpunan prodi lainnya adalah mahasiswa angkatan 2015 (kecuali HMFTV).

Terbilang relatif muda untuk memimpin suatu himpunan, Damai dan Michelle sudah memiliki beberapa kiat untuk mengatasi minimnya pengalaman mereka terjun dalam sebuah himpunan. Mereka yakin bahwa usia bukan merupakan tolak ukur yang tepat untuk mengukur kualitas kepemimpinan seseorang.

“Pengalaman tuh dapatnya bisa dari macem-macem. Saya pribadi mendapatkan pengalaman dari organisasi dan kepanitiaan yang diadakan HMFSD generasi sebelumnya. Saya juga harus lebih memperbanyak link,” ujar Damai ketika diwawancarai usai pengumuman hasil pemungutan suara. 

“Aku sendiri baru pertama kali terjun ke organisasi yang besar, jangan takut untuk mencoba aja sih. Aku mendapatkan pengalaman dari organisasi-organisasi kecil dan kepanitiaan. Dari situ (aku) dilatih untuk berani melakukan hal kecil hingga hal yang lebih besar,” ujar Michelle yang akrab dipanggil Mochi.

Bukan tanpa alasan Damai memilih Michelle sebagai rekan kerja sama selama satu tahun mendatang. mahasiswa jurusan Desain Grafis ini merasa bahwa Michelle mampu melengkapi kekurangan yang ia miliki.

“Sebagai pengingat dari segi semangat. Selain itu, juga di segi kedisplinan. Kalau dari saya sendiri kadang masih suka bermasalah, kayak disiplin waktu. Nah, Michelle ini nih yang bantu ngingetin,” demikian Damai menjelaskan kolaborasi keduanya. 

 

Penulis: Diana Valencia

Editor: Christian Karnanda Yang

Foto: Evan Andraws