Dodi Mawardi Bagikan Tips Jadi Penulis

Dodi Mawardi saat sedang mengajarkan peserta Workshop Akulah Si Penulis garapan UMN Juice yang dilaksanakan di Executive Lounge, Gedung Rektorat UMN pada Senin lalu (15/05/17).
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Penulis buku Belajar Goblok Bersama Bob Sadino, Dodi Mawardi, membagikan berbagai kiat untuk berkarier sebagai penulis profesional dalam pelatihan bertajuk “Akulah Si Penulis” di Executive Lounge Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Senin (15/05/2017).

Pelatihan yang diadakan UMN JUICE dan akutahu.com ini menghadirkan Dodi sebagai pembicara utama. Ia menjabarkan berbagai tipe pekerjaan penulis yang ada di industri media sekarang ini, seperti penulis buku, artikel, dan skenario, disusul dengan berbagai tips yang bisa dilakukan untuk sukses di bidang penulisan masing-masing.

Tips tersebut di antaranya adalah rajin membaca, menguasai ilmu menulis, rutin menulis, memiliki mentor, dan rajin bergaul, serta mengikuti tren. Menurut penulis yang sudah membukukan lebih dari 50 judul buku ini, koneksi yang luas dan kesadaran akan tren menjadi penting lantaran mampu memunculkan berbagai ide tulisan dengan mudah.

“Ide itu kan berserakan di mana-mana, kalau ngandelin diri sendiri, terbatas. Makanya cari (ide) ke orang lain, cari ke lingkungan sekitar,” ujar Dodi saat diwawancarai di pertengahan acara.

Hubungan yang luas, lanjutnya, dan kepekaan terhadap lingkungan itulah, seorang penulis bisa menambah wawasannya dan berdampak positif pada hasil tulisan.

“Karena kita harus bersama orang lain, makin banyak teman, makin banyak orang yang kita berhubungan, makin luas wawasan kita pasti. Dari satu orang kita bisa banyak dapat informasi, dapat wawasan, dapat pengetahuan, pengalaman, dan yang lain-lain, makanya harus gaul,” jelasnya.

Selain itu, ia juga berpesan kepada para penulis untuk terus memperbaiki diri demi meraih kesuksesan dalam berkarier secara profesional.

“Penulis itu memang wawasannya harus luas, wawasannya harus terus diperbarui, ditambah, enggak boleh stagnan, enggak boleh puas dalam satu kondisi. Harus terus-terus memperbaiki diri, memperbaiki wawasan, memperbaiki pengetahuan, memperbaiki skill,” tutupnya.

Penulis: Christian Karnanda Yang 

Editor: Christoforus Ristianto

Foto: Roberdy Giobriandi