Cendekia Utama UMN : Softskill Jadi Penunjang Dunia Kerja

Wisudawan Terbaik Program Studi Ilmu Komunikasi Gabrielle Agatha terpilih sebagai Cendekia Utama pada Wisuda UMN XII yang digelar di Nusantara Hall, Indonesia Convention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai (BSD), Sabtu (02/12/2017).
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Gabrielle Agatha berhasil meraih predikat Cendekia Utama pada Wisuda XII Universitas Multimedia Nusantara (UMN) yang diadakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang Selatan, Sabtu (02/12/17). Wisudawan yang akrab disapa Gaby ini menekankan bahwa pengembangan softskill  sangat berguna menunjang dunia kerja.

Tak hanya prestasi dalam bidang akademik, namun pengembangan softskill juga menjadi hal yang dipertimbangkan untuk menobatkan seorang wisudawan menjadi Cendekia Utama. Mendapatkan predikat tersebut, kata Gabrielle,  harus dimulai dari niat. Selain itu, manajemen waktu juga wajib diperhatikan untuk dapat aktif dalam berbagai kegiatan selama masa perkuliahan. Hal itu dimulai dengan menyusun skala prioritas dan berusaha untuk tidak teralihkan dengan perangkat gawai atau media sosial.

“Memang harus ada yang dikorbanin sih, butuh effort lebih tapi kalau memang kita suka dan niat, enggak akan terasa berat. Time management-nya harus dibuat efektif,” tuturnya.

Ketatnya persaingan dunia kerja, lanjutnya, membuat potensi akademik tak lagi cukup. Dengan pengalaman magang di Harian Kompas dan PT Total Bangun Persada, Gaby menyadari, pengembangan softskill melalui keterlibatan di berbagai organisasi menjadi senjata ampuh untuk mendapatkan pekerjaan.

“Ada banyak orang-orang di luar sana yang juga kompeten, lulusan universitas yang juga bagus dengan nilai yang juga oke, jadi sekarang nilai plus apa yang kita bisa berikan ke perusahaan sebagai fresh graduate selain poin akademik? ” ungkapnya.

Ia menyarankan, mahasiswa sejatinya melakukan sesuatu yang diminati. Pasalnya, dari hal tersebut, mahasiswa akan mendapatkan pengalaman dalam berorganisasi dan mampu mengendalikan tanggung jawab. Tak hanya itu, melibatkan diri dalam organisasi juga menjadi kesempatan guna melatih kemampuan memecahkan masalah dan mengungkapkan pendapat.

“Kalau misalnya kita suka suatu hal atau punya tujuan tertentu yang mau kita raih, kita harus gigih karena kita sendirilah yang akan mendorong diri kita untuk aktif dalam kegiatan-kegiatan tersebut,” tambahnya.

Usai mendapat gelar sarjana, Gaby kini tengah menjalani masa percobaan sebagai karyawan di BCA. Di sisi lain, ia juga aktif di gereja dan Komunitas Postcrossing Indonesia, yakni komunitas penggemar kartu pos yang memungkinkan anggotanya bertukar kartu pos dalam dan luar negeri.

Penulis : Anindya Wahyu Paramita

Editor : Christoforus Ristianto

Foto    : Yohanes Yogie