Isi Ulang Air Minum Gratis, Maxima Ajak Mahasiswa Peduli Lingkungan

Suasana Booth Maxima di gedung C UMN pada Senin (15/05/17).
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Panitia Malam Ekspresi Mahasiswa (Maxima) melalui konsep Green Living-nya, menyediakan isi ulang minum gratis di booth Maxima gedung C UMN selama dua pekan, mulai dari Senin (15/05/2017). Sebagai bentuk peduli lingkungan, Ketua Maxima 2017 Rima Mustika menilai pengadaan isi ulang gratis ini akan mengurangi penggunaan botol plastik di UMN.

“Kita mau ajak teman-teman untuk mengurangi sampah plastik, karena sampah plastik memang sudah paling banyak dan enggak bisa terurai. Jadi kita mau buat campaign-nya seperti itu,” ucapnya.

Bertajuk Mahasiswa Sadar Lingkungan (Madarling), Maxima membuka akses untuk siapa saja yang ingin mengisi ulang air di botol minum mereka. Namun, botol minum yang digunakan tidak boleh berupa botol minum kemasan. Pasalnya,  tujuan pengadaan isi ulang ini yaitu untuk kepedulian akan lingkungan.

Sampah plastik, lanjut Rima, merupakan suatu sampah yang tidak dapat dengan mudah terurai bertahun-tahun. Pembelian botol plastik untuk diisi ulang tidak mengurangi sampah plastik secara signifikan. Untuk itu, Maxima juga menyiapkan penjualan botol minum khusus buatan Maxima.

Penjualan botol minum tersebut ditujukan untuk sivitas akademika UMN yang tidak memiliki botol minum pribadi, atau hanya ingin membeli botol tersebut. Selain untuk mengurangi sampah plastik, terdapat beberapa keuntungan pembelian botol tersebut.

“Untuk minggu kedua campaign kita, kalau kalian bawa botol dari kita (Maxima), kalian akan dapat minuman berasa, seperti teh atau sirup. Kalau pakai botol biasa, ya isinya air mineral saja,” jelas Rima.

Sayangnya, saat ini botol minum tersebut belum tersedia hingga kamis pekan ini, sehingga saat ini pembelian masih ditetapkan dengan sistem pemesanan atau pre order.

Kendati demikian, kebijakan ini bukan merupakan instruksi dari kampus mengenai peraturan penggunaan botol plastik di lingkungan UMN, melainkan inovasi dari Maxima sendiri.

“Kalau misalnya dua minggu ini respons mahasiswa positif dan kita tetap didukung kampus, mungkin kita akan pertimbangkan untuk perpanjang waktu stand-nya,” tutup Rima.

Penulis: Ivan Jonathan

Editor: Christoforus Ristianto

Foto: Ivan Jonathan