Gelang Harapan, Tanda Solidaritas untuk Penderita Kanker

Share:

JAKARTA, ULTIMAGZ.com – Kemunculan film berjudul I am Hope tidak terlepas dari adanya Gelang Harapan (Bracelet of Hope) yang digagas oleh Amanda Soekasah, Janna Soekasah-Joesoe, dan Wulan Guritno pada Oktober 2014 silam untuk memperingati hari kanker sedunia setiap tanggal 4 Februari.

“Gelang Harapan berawal dari gerakan kami untuk membantu penderita kanker payudara dan keluarga. Awalnya hanya 25 buah yang terjual, tetapi sekarang mencapai ribuan gelang. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk menjaring solidaritas anak muda,” tutur wanita kelahiran tahun 1980 ini pada gelaran Popcon Asia 2015, Jumat (7/8) di Jakarta Convention Center.

Wulan mengatakan, gelang tersebut terbuat dari kain perca jumputan milik desainer Ghea Panggabean yang dijual seharga 100 ribu rupiah per buah.

“Kita kerja sama dengan Ghea Panggabean, dari bahan-bahanya yang tidak terpakai,” katanya.

Gelang Harapan bertujuan untuk memancing masyarakat, khususnya anak muda, untuk menolong penderita kanker. Sampai saat ini, gerakan tersebut sudah berkunjung ke dua kota untuk membantu penderita kanker yang kurang mampu, yaitu Trenggaleng dan Bandung.

“Kami mengajak masyarakat untuk peduli, melakukan charity. Yang jadi kick off sekarang ini yaitu penderita kanker. Konsepnya care entertaintment,” ujar Janna.

Janna menambahkan, setiap aktivitas yang dilakukan untuk mempromosikan Gelang Harapan dan kegiatan saat membantu langsung para penderita kanker, mereka dibantu oleh Warriors Hope dan Ibu Bhayangkari setiap bulannya.

“Ada artis-artis juga yang tergabung di Warriors Hope, mereka berperan penting dalam gerakan ini, terutama di media sosial,” tutupnya.

 

Reporter: Christoforus Ristianto

Editor: Ghina Ghaliya

Fotografer : Michael Andrew