Wall Of Fades 2017 Kembali Dukung Denim Lokal

Dari kiri ke kanan, Delano Alvin (Ketua WOF 2017), Bhisma Diandra (Supervisi WOF 2017), Panca Hidayat (perwakilan dari Indigo), dan Ilham Syafrialdi (perwakilan dari Darahkubiru) (kiri ke kanan) dalam konfrensi pers Wall Of Fades 2017 di Wisma Subud, Jakarta pada Sabtu (18/11/17).
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ – Menyerukan tema “In The Making of Denim”, Wall Of Fades (WOF), salah satu acara besar industri denim Indonesia akan kembali hadir dalam waktu dekat. Bertempat di Gedung Adipuri, Wisma Subud, Jakarta Selatan pada Sabtu (18/11/17) pre-event yang dilaksanakan turut membocorkan produk-produk lokal yang akan muncul pada WOF 2017.

Dalam ajang WOF pada 7-10 Desember 2017 mendatan, terdapat sekitar 70 brand lokal yang turut menampilkan koleksi mereka. Beberapa di antaranya adalah Sage, Elhaus, Mischief, Jackhammer Co., Orbit Gear, Warpweft, Voyej, Sixteen Denim Scale, Oldblue Co., Aye Denim, Elders Company, Kana Goods, dan Hijack Sandals.

WOF lahir dari komunitas Indonesian Denim Group (INDIGO) yang dikembangkan oleh DARAHKUBIRU, sebuah majalah online yang mengupas dan memfokuskan diri pada topik denim lifestyle. Hingga kini, DARAHKUBIRU masih mendukung brand lokal untuk terus berkembang lewat pagelaran denim tersebut. Menurut Panca Hidayat sebagai perwakilan dari INDIGO, brand-brand yang bermunculan biasa mencari respons pasar denim lewat DARAHKUBIRU dalam WOF.

“Setiap kali orang-orang kreatif mau bikin brand, dia pasti ngetest gimana responsnya, gimana respons market. respons market yang paling otentik, paling jujur,” ujar Panca.

Sembilan kali digelar, WOF mengklaim acara tersebut sebagai ekshibisi denim terbesar di Asia Tenggara, hal tersebut terpapar pada salah satu postingan di akun Instagram resmi WOF. Pagelaran denim nasional tersebut berupaya mempromosikan denim lokal agar semakin memiliki tempat di hati masyarakat. 

Salah satu pihak dari DARAHKUBIRU, Ilham Syafrialdi mengutarakan, produksi denim dalam negeri sendiri tak kalah dengan produksi luar negeri. Media daring yang mengupas tentang dan mengembangkan tentang denim sekaligus komunitas INDIGO tersebut menilai kualitas denim lokal kian meningkat.

“Gue sangat kaget sekali sih sama improvement of the quality dari lokal-lokal brand yang ada sekarang itu.  Ya udah tiga tahun ini gue enggak beli jeans from outside of Indonesian brand gitu,” jelas Ilham.

WOF sendiri akan berlangsung di area Lower Ground (LG) Floor Lotte Shopping Avenue, Jakarta Selatan. Pemilihan lokasi baru sendiri dapat mengakomodir lebih banyak pilihan produk bagi para pengunjung karena lokasi yang semakin luas. 

“Jadi selama ini kita tiga tahun itu di Kuncit (Kuningan City), tahun ini kita di Lotte Avenue. Di situ luas daerah yang kita pakai itu empat kali lipat dari Kuncit,” tutur ketua WOF 2017 Delano Alvin.

Adapun pada tanggal 7 desember mendatang WOF akan dikhususkan untuk para undangan dari user-user DARAHKUBIRU. Dalam empat hari ekhibisinya, konten-konten yang disajikan diakui akan tetap sama seperti tahun-tahun sebelumnya dan akan tetap fokus memberikan edukasi  tentang denim itu sendiri.

Penulis: Ariefiani Elfrida Mastina Harahap

Editor: Ivan Jonathan

Foto: Daniela Dinda Ayuningtyas