Sensasi Mendaki Tangga Menuju Surga

Share:

HAWAII, ULTIMAGZ.com — Pernahkah terbayangkan sebuah tangga menuju surga? Haiku Stairs adalah tempat di mana kita dapat mewujudkan bayangan kita tentang tangga menuju surga.

Haiku Stairs merupakan rangkaian anak tangga yang menghubungkan antar tebing yang membentang dari lembah Haiku ke puncak Pu’u Keahi A Kahoe di Hawaii yang selalu tertutup awan. Terdapat 3922 anak tangga yang menghiasi bukit-bukit kecil tersebut. Yang membuat tempat ini semakin istimewa adalah kita dapat berjalan dianak tangga yang berada diketinggian 2800 kaki.

Masayarakat di sana menyebut tangga ini sebagai tangga menuju ke surga karena tangga ini merupakan tangga tertinggi yang pernah ada. Sejarahnya, ribuan anak tangga ini dipasang pada tahun 1942 agar tentara Amerika Serikat bisa memasang kabel antena dari satu sisi tebing ke tebing lain untuk kepentingan komunikasi radio frekuensi rendah.

Setelahnya, pada tahun 1950an, anak tangga dari kayu tersebut diganti dengan beton setelah Pasukan Penjaga Pantai AS mengambilalih sistem navigasi.

Sayangnya, tangga menuju surga ini ditutup untuk umum lebih dari 30 tahun. Padahal lokasi ini menjadi salah satu dari sekian banyak lokasi wisata yang masuk daftar wajib yang harus dikunjungi wisatawan. Lokasi ini menarik perhatian pemanjat tebing dari seluruh dunia.

Namun, memanjat tebing di sana adalah kegiatan yang ilegal. Setiap hari ratusan pemanjat nekat menerobos. Biasanya, mereka mulai melewati tangga ini pada pagi hari untuk menghindari penjaga yang ditempatkan di pangkalan.

Masyarakat setempat sudah beberapa kali meminta Pemerintah Negara Bagian Hawaii agar segera membuka kembali The Haiku Stairs untuk umum. Namun, permerintah belum bisa mengabulkan permintaan tersebut. Pasalnya, butuh biaya yang mahal untuk menjaga agar anak tangga-anak tangga itu selalu dalam kondisi aman.

Jika nekat untuk mendaki, dibutuhkan kondisi yang fit untuk bisa sampai ke atas. Menjajaki diri di Haiku Stairs akan menjadi sebuah pengalaman yang tak terlupakan.

Reporter : Nathalia Setiawan
Editor : Ghina Ghaliya
Photo : simomot.com
Sumber : liputan6.com, bbc.com/indonesia, simomot.com