Terminal 2 Bandara Changi Terbakar, Sejumlah Penerbangan Ditunda

Kebakaran kecil terjadi di Bandara Internasional Changi Singapura pada Selasa (16/04/17). Insiden ini mengakibatkan ratusan calon penumpang terpaksa dievakuasi dan sejumlah penerbangan ditunda. (Foto: thejakartapost.com)
Share:

SINGAPURA, ULTIMAGZ.com – Terminal 2 Bandara Internasional Changi Singapura mengalami kebakaran kecil, Selasa (16/05/17). Insiden ini mengakibatkan ratusan calon penumpang terpaksa dievakuasi dan sejumlah penerbangan ditunda.

Dikutip dari kompas.com, polisi mengatakan, alarm kebakaran terdengar pada pukul 17.40 waktu setempat atau 16.40 WIB saat asap muncul dari lubang-lubang ventilasi yang kemudian memicu perintah evakuasi dari pihak bandara.

Walaupun terbilang kecil, setidaknya tiga korban sesak napas akibat menghirup asap harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Dilansir dari channelnewsasia.com, selang dua jam setelah alarm kebakaran berbunyi, kepulan asap masih memenuhi bangsal keberangkatan. Hal tersebut menyebabkan pihak keamanan bandara terpaksa mengevakuasi seluruh pihak yang berada di area Terminal 2 ke Terminal 3.

Api berhasil dipadamkan menggunakan selang pemadam kebakaran (hose reel jet) yang tersedia dekat lokasi kejadian oleh Pasukan Pertahanan Sipil Singapura (SCDF). Meski demikian, bandara yang sudah 26 kali mendapat penghargaan sebagai bandara terbaik di dunia sejak 1981 tersebut menunda sejumlah jadwal penerbangan di Terminal 2.

Dalam akun Twitter resminya, @ChangiAirport, Bandara Changi meminta maaf atas kejadian ini. “Penumpang yang berangkat dari Terminal 2 sore ini harus mengalami delay yang signifikan. Kami akan memberitahu lebih lanjut ketika terminal sudah kembali beroperasi. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” tulis mereka seperti dipantau Ultimagz pada Selasa (16/05/17) pukul 23.00 WIB.

Bandara Changi juga mengimbau para calon penumpang untuk mengecek perubahan jadwal penerbangan mereka di website resmi www.changiairport.com atau aplikasi iChangi.

Penulis: Geofanni Nerissa Arviana

Editor: Kezia Maharani Sutikno

Foto: thejakartapost.com

Sumber: kompas.com, channelnewsasia.com, detik.com