Cara Keluar dari Kekerasan Dalam Hubungan

Share:

JAKARTA, ULTIMAGZ.com Kekerasan kepada pasangan bukan lagi hanya terjadi dalam hubungan rumah tangga, namun juga bisa terjadi kepada pasangan yang bahkan belum terikat janji suci pernikahan alias masih pacaran. Jika hal ini terjadi, bukan hanya fisik saja yang akan terluka. Perasaan juga bisa ikut tersakiti, karena kekerasan dalam pacaran tidak hanya dilakukan secara fisik, melainkan juga secara verbal. 

Korban yang terjebak dalam hubungan “racun” seperti ini tentu memiliki berbagai macam alasan mengapa masih mau bertahan, mulai dari rasa takut hingga tidak mampu melepaskan orang yang dicintai. Tapi, jika kalian mau meninggalkan hubungan yang tidak sehat ini, tentu ada banyak cara yang bisa dilakukan: 

  1. Sadari jika kamu memang berada dalam sebuah hubungan yang tidak sehat. Banyak korban yang tidak pernah menyadari hal ini dan selalu memaklumi hubungan tidak sehat yang mereka jalani. Saking terlalu seringnya menjadi korban, banyak yang merasa bahwa mereka memang “pantas” untuk menerima hukuman berupa kekerasan. 
  2. Cari pertolongan dan ceritakan apa yang kamu alami. Entah dari teman atau keluarga, pasti mereka akan berusaha membantumu untuk keluar dari hubungan semacam ini. Jika kamu merasa tidak nyaman untuk bercerita dengan orang terdekatmu, kamu bisa menghubungi yayasanpulih.org atau tempat konseling terdekat. 
  3. Jangan ceritakan keinginanmu kepada pelaku kekerasan. Kecenderungan yang akan terjadi saat kamu ceritakan adalah ia akan meminta maaf dan kamu memaafkannya. Siklus kekerasan pun bakal kembali terjadi kedepannya. 
  4. Ingatkan selalu dirimu alasan mengapa kamu meninggalkan si dia yang menjadi pelaku kekerasan dalam hubungan kalian. Kalau bisa tuliskan alasan-alasan itu dalam selembar kertas yang bisa kamu baca sewaktu-waktu timbul keraguan.  
  5. Libatkan polisi jika kekerasan yang kamu alami bisa membahayakan nyawamu. Jangan ragu-ragu untuk menghubungi pihak berwajib jika kekerasan dalam hubungan terjadi. Simpan nomor telepon pihak berwajib atau orang terdekatmu di speed dial ponselmu. Segera hubungi mereka saat kekerasan kembali terjadi. 
  6. Putuskan segala hubunganmu dengan pelaku. Jauhkan diri pelaku dari dirimu agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Jangan pernah mau saat pelaku mengajakmu untuk kembali berhubungan.  

Sulit memang untuk keluar dari hubungan tidak sehat seperti ini. Namun, sadari kalau dirimu terlalu berharga untuk disakiti saat ada orang lain yang bisa membahagiakanmu. 

 

Penulis: Stefanny

Editor: Gilang Fajar Septian

Foto: Betterhelp.com

Sumber: Lovepanky.com, Elitedaily.com