Istirahatlah Kata-Kata Dianugerahi Penghargaan “Love is Folly”

Film karya Yosep Anggi Noen, "Istirahatlah Kata-Kata" berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih penghargaan di Festival Film Internasional "Love is Folly" di Varna, Bulgaria. Festival film ini berlangsung pada 25 Agustus - 3 September 2017
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Film Indonesia Istirahatlah Kata-Kata berhasil meraih penghargaan internasional dalam Festival Film International Love is Folly pada Selasa (05/09/17). Festival yang digelar sejak 25 Agustus hingga 3 September ini digelar di kota Varna, Bulgaria.

Dalam festival tersebut, terdapat 102 film dari berbagai negara yang ditayangkan. Penghargaan yang diterima Istirahatlah Kata-Kata merupakan penghargaan tertinggi kedua setelah Grand Prix Award di Cannes Film Festival. Penerimaan penghargaan diwakilkan oleh Konsul Kehormatan Republik Indonesia di Varna, Krassimir Simov.

Film yang berkisah tentang pelarian penyair dan aktivis Wiji Thukul ini berhasil masuk sebagai salah satu nominasi karena adanya kerja sama antara Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Sofia dan Pusat Pengembangan Perfilman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Selain Istirahatlah Kata-Kata, adapula film Indonesia lainnya seperti, Salawaku (2016), Nokas (2016), Mother (2016), Aisyah (2016), dan Kejarlah Daku Kau Kutangkap (1986) yang ikut ditayangkan di festival film ini. Film Salawaku sendiri menjadi film pertama yang membuka sesi Indonesian Panorama dalam Love is Folly.

Adapula beberapa pemeran dari keenam film tersebut yang ikut hadir seperti Karina Salim, Gunawan Maryanto, dan Marissa Anita.

Keikutsertaan film Istirahatlah Kata-Kata ini diharapkan dapat menjadi cerminan bagi bangsa lain yang mengalami cerita yang sama dengan Wiji Thukul.

“Pemilihan film ini untuk ikut serta dalam kompetisi tersebut salah satu diantaranya adalah karena cerita Wiji Thukul dapat terjadi pada siapa saja, sehingga wakil dari bangsa lain pun bisa merefleksikan atas isi cerita tersebut,” ujar kurator Pusat Pengembangan Perfilman Kemendikbud, Sekar Ayu Asmara dikutip dari kumparan.com.

Apresiasi yang diberikan kepada Istirahatlah Kata-Kata ini juga diharapkan dapat menggenjot semangat sineas Indonesia untuk dapat bersaing di tingkat dunia.

Penulis: Monique Oktaviannie

Editor: Christian Karnanda Yang

Sumber: kumparan.com, tempo.com, solopos.com

Foto: detak.co