Mengintip Fakta di Balik ‘Dry Shampoo’

Share:

ULTIMAGZ.COM – Sampo kering atau dry shampoo dapat menjadi alternatif bagi orang-orang yang memiliki waktu terbatas untuk keramas ataupun malas untuk keramas. Saat ini, penggunaan sampo kering sedang marak karena pengguna tak perlu lagi menghabiskan waktu untuk berkeramas dengan air.

Sampo kering ini penggunaannya sangat praktis karena hanya disemprotkan ke rambut saja. Sampo kering memiliki manfaat untuk mengurangi minyak berlebih sekaligus memberikan volume pada rambut sehingga membuat penampilan kita terlihat segar.

Namun, menurut seorang dermatolog Dr. Wilma Bergfeld, walaupun sampo kering aman dipakai di rambut, pengguna masih harus membersihkan kulit kepala. Itu artinya, penggunaan sampo biasa dengan air tetap harus diutamakan karena sampo kering saja tidak cukup untuk membersihkan kulit kepala.

“Rambut dan kulit kepala perlu dibasuh dan dibilas untuk menjaganya tetap bersih. Kulit kepala menerima banyak polusi dari lingkungan sekitar dan kosmetik yang dipakai. Kalau Anda hanya memakai sampo kering, tidak semua kotoran akan dapat dibersihkan,” jelas Dr.Bergfeld.

Dr.Bergfeld juga mengungkapkan bahwa pemakaian sampo kering yang terlalu lama dapat menambah residu yang terdapat di rambut dan membuat kulit kering. Sampo kering juga dapat membuat rambut menjadi rapuh. Ia menyarankan untuk membatasi penggunaan sampo kering selama tiga bulan saja dan tidak untuk dipakai setiap hari.

Penggunaan sampo kering yang benar tentu akan meminimalisir efek kerusakan rambut. Caranya, semprotkan sampo kering ke daerah rambut yang berminyak saja. Ketika menyemprotkan sampo, kaleng sampo harus paling tidak enam inchi dari kulit kepala. Setelah menyemprotkan sampo, pijat kepala agar sampo tersebar secara merata. Pemakaian sampo kering tidak boleh melebihi dua hari berturut-turut.

Penulis: Josephine Valencia
Editor: Ghina Ghaliya
Sumber: health.clevelandclinic.org
Foto: fustany.com