Tak Hanya Kartini, Tiga Sosok ini Turut Perjuangkan Emansipasi Wanita

Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Sebagai bentuk peringatan bagi tokoh emansipasi wanita yaitu Raden Adjeng Kartini, 21 April juga menjadi sebuah tonggak untuk terjadinya kesetaraan gender di Indonesia. Tak hanya Kartini saja yang menjadi tokoh gender movement, namun ada juga beberapa sosok wanita yang dapat menginspirasi kaum perempuan lainnya.

1. Maria Walanda Maramis

Maria merupakan sosok pejuang wanita di tanah Minahasa. Semasa hidupnya, dirinya aktif memperjuangkan hak wanita dalam memilih pemimpin. Ia juga mendirikan Organisasi Percintaan Ibu Kepada Anak Turunannya (PIKAT) agar kaum perempuan menjadi terdidik dalam mengurus rumah tangga.

maria walanda inilah.com sumber

2. Rangkayo Rasuna Said

Perempuan yang satu ini merupakan seorang jurnalis sekaligus pemimpin redaksi majalah Raya. Dirinya turut berjuang demi memberdayakan perempuan dan mewujudkan kesetaraan antara pria dan wanita. Sempat menjadi guru di Diniyah Putri, wanita asal Sumatera Barat ini juga sempat menjabat sebagai anggota DPR-RIS. Menurutnya, untuk memajukan kaum wanita, tidak bisa hanya dengan mendirikan sekolah, tetapi juga disertai dengan perjuangan politik.

3. Dewi Sartika

Perempuan golongan priyayi asal Bandung ini juga turut membela hak wanita untuk dapat mengenyam pendidikan dasar. Ia mengajarkan baca tulis serta keterampilan lain seperti menjahit dan merenda, karena pada waktu itu kaum wanita masih buta aksara. Dewi Sartika pun mendirikan sekolah khusus wanita yang dinamakan Sekolah Isteri.

Mereka merupakan sosok wanita yang berani dan memiliki kemauan besar untuk dapat membawa kaum wanita ke dalam posisi yang lebih baik. Kerap kali kaum hawa serta anak-anak menjadi korban, saat penjajahan dulu. Namun, mereka telah membuktikan bahwa mereka mampu untuk memperjuangkan kemerdekaan serta emansipasi wanita. Kini, sudah sepatutnya tetes darah dan jasa mereka dikenang dan diteladani oleh seluruh kaum perempuan dan warga Indonesia.

 

Penulis: Gabrielle Alicia Wynne Pribadi

Editor: Nathania Zevwied Pessak

Foto: en.wikipedia.id, inilah.com, kompasiana.com, pahlawanindonesia.com

Sumber: merahputih.com, sisternet.co.id, solopos.com, brilio.net, cewekbanget.grid.id