Hangtuah Akhiri Masa Kekalahan pada Playoff IBL 2017-2018

Keenan Palmore (kiri) dari BSB Hangtuah tengah menjaga Gary Jacobs (kanan) dari Garuda Bandung dalam laga Playoff IBL ketiga, Senin (05/03/18) di GOR C-Tra Arena, Bandung.
Share:

BANDUNG, ULTIMAGZ.com – Usai membungkam Garuda Bandung 64-59, Senin (05/03/18), Liga Basket Indonesia (IBL) telah resmi menyematkan kursi semifinal Playoff IBL 2017-2018 kepada BSB Hangtuah. Mengakhiri masa paceklik selama 10 tahun, Hangtuah akhirnya berhasil menempati posisi semifinal pada liga basket tertinggi di tanah air.

“Alhamdulillah, 10 tahun kita menunggu akhirnya bisa masuk empat besar,” ungkap Direktur BSB Hangtuah Ferry Jupri, dilansir dari sumsel.tribunnews.com.

Kemenangan atas Garuda menghantarkan tim asal Sumatera Selatan tersebut bertemu tim terbaik divisi merah IBL 2017-2018, Satria Muda Pertamina pada babak semifinal nanti. Namun, dapat dipastikan setidaknya Hangtuah telah mengantongi peringkat keempat primanya sepanjang sejarah tim berlogo Jembatan Ampera tersebut.

Senada dengan Ferry, Pelatih BSB Hangtuah Andika Saputra juga mensyukuri kemenangan ini. Menurutnya, motivasi merupakan sesuatu yang akhirnya menempatkan Hangtuah unggul atas kompetitornya.

“Saya tanya apakah mereka mau menang? Saya minta untuk tidak tegang dan berhasil,” kata Andika menjelang kuarter kedua laga tersebut seperti dilansir iblindonesia.com.

Motivasi menjadi penting lantaran pasukan asuhan Andika tersebut bermain lambat pada kuarter pertama. Sebaliknya, dinamika yang baik ditunjukkan Garuda dengan mengakhiri kuarter pertama 18-3, meski tidak menurunkan salah satu pemain impor mereka Roderick Flemmings akibat cedera pada gim kedua duel Garuda-Hangtuah tersebut.

Lebih lagi, Galank Gunawan bermain baik pada awal kuarter pertama, membuktikan dirinya tepat menggantikan Flemmings pada posisi center laga tersebut.

Terdesak oleh tim tuan rumah, Hangtuah bangkit dengan memperkuat pertahanan dan unggul pada kuarter kedua 27-22. Gemuruh penonton pada GOR C-Tra Arena, Bandung pun berangsur senyap pada bel penanda berakhirnya kuarter kedua akibat tertinggalnya tim asal Bandung tersebut.

Kedua tim saling mengejar poin pada menit-menit akhir kuarter ketiga. Tembakan tiga angka Gary Jacobs dan reverse lay up Hans Abraham sempat menghebohkan para pendukung Garuda, tetapi kembali terdiam ketika Keenan Palmore menutup kuarter ketiga dengan tembakan tiga angka, menyebabkan Hangtuah unggul 44-40 pada akhir kuarter tersebut.

Kuarter keempat sempat diawali dengan sengit, akan tetapi kepiawaian Nashon George membuat Hangtuah mengakhiri langkah Garuda pada Playoff IBL 2017-2018.

Adapun Playoff IBL terdiri atas tiga kali pertandingan untuk meloloskan tim dengan dua kemenangan ke babak berikutnya. Hangtuah mengakhiri duel keras melawan Garuda pada gim ketiga, yakni dengan perolehan angka 2-1.

Penulis: Ivan Jonathan

Editor: Geofanni Nerissa Arviana

Foto: jawapos.com

Sumber: kumparan.com, sumsel.tribunnews.com, antaranews.com, iblindonesia.com, youtube.com