Fangirl: Lebih dari Sekedar Penggemar

Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com — Menjadi seorang penggemar atau fangirl dari suatu komunitas seringkali dianggap remeh oleh kebanyakan orang. Namun tanpa disadari, ‘profesi’ tersebut dapat membawa seseorang ke berbagai macam hal positif. Hal ini ditunjukkan dalam tokoh Cath dari novel karya Rainbow Rowell berjuduk Fangirl, di mana ia merupakan seorang penulis online terkenal berkat kehidupannya sebagai seorang penggemar.

Fangirl mengisahkan tentang Cather “Cath” Avery, seorang mahasiswi baru yang merupakan penggemar berat dari buku seri Simon Snow (sebuah parodi dari seri Harry Potter). Berkat kegemarannya, ia menjadi penulis terkenal dalam media online karena karya-karya fanfiction-nya yang terinspirasi dari cerita tersebut.

Cath mempunyai saudari kembar yang bernama Wren, yang juga merupakan penggemar berat Simon Snow. Kedua saudari ini mulai memiliki rasa kagum terhadap buku seri karya Gemma T. Leslie tersebut ketika ditinggal oleh ibu kandungnya, Laura Avery. Menurutnya, menjadi bagian dari komunitas atau fandom Simon Snow merupakan hal yang dapat mengatasi perasaan sedih mereka serta membuat mereka semakin dekat.

Namun, sejak memulai kuliah, kegemaran Wren terhadap Simon Snow mulai pudar, dan hal ini membuat Cath semakin sulit untuk beradaptasi di lingkungan baru ini, terutama karena ia sangat bergantung pada Wren untuk menenangkan social anxiety disorder yang diidapnya. Tetapi, sejak bertemu dengan Reagan dan Levi, ia merasa lebih mudah untuk menjalani perkuliahannya.

Novel yang rilis pada 2013 ini mendapat pujian oleh para pembaca, terutama alurnya yang sangat dimengerti oleh kalangan remaja yang juga merupakan penggemar dari berbagai macam komunitas seperti buku, film, musik, dan lain-lain. Selain itu, buku ini juga dianggap memiliki alur yang realistis tentang pengaruh pop culture pada kalangan remaja.

Novel ini dipilih oleh Tumblr sebagai novel pertama dalam Reblog Book Club, sebuah klub buku resmi yang diciptakan oleh Tumblr.

Penulis: Audrie Safira Maulana

Editor: Kezia Maharani Sutikno

Foto: goodreads.com

Sumber: ew.com, goodreads.com, rainbowrowell.com, tor.com