Foundextion: Emphases 2019 Gabungkan Foundation dan Extion

Pameran Emphases digelar oleh Galeri Fakultas Seni dan Desain (FSD) UMN pada 16-20 September 2019. Pameran Foundextion ini bertempat di Lobi B UMN sebagai pameran karya mahasiswa FSD UMN. (ULTIMAGZ/Felisitasya Manukbua)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Galeri Fakultas Seni dan Desain Universitas Multimedia Nusantara (FSD UMN) mengadakan pameran Foundextion: Emphases pada 16-20 September 2019. Foundextion: Emphases 2019 menghadirkan sejumlah karya tugas, Ujian Tengah Semester (UTS), hingga Ujian Akhir Semester (UAS).

Kata ‘Foundextion’ merupakan gabungan antara Foundation dan Extion. Foundation yang baru pertama kali digelar ini bertujuan untuk memamerkan tugas, UTS, dan UAS mahasiswa/i FSD angkatan 2018. Sementara itu, Extion sudah menjadi acara tahunan untuk memamerkan karya UAS mahasiswa/i FSD dari setiap angkatan.

“Untuk yang Foundation baru pertama kali diadakan. Foundation ini khusus untuk mahasiswa angkatan 2018 bisa submit karya, boleh tugas, UTS, atau UAS. Nah, kalo Extion ini yang selalu diadakan setiap tahunnya, khusus karya UAS mahasiswa/i FSD aja yang bisa submit,” ujar Eugene selaku Koordinator Program Foundextion: Emphases 2019.

Sementara itu, ‘Emphases’ diartikan sebagai seni visual yang kini menjadi pusat kehidupan dalam perkembangan teknologi. Seni visual dianggap menjadi pusat perhatian di kehidupan manusia.

Selain pameran karya, Foundextion juga menyediakan papan yang bertuliskan, “Semoga Semester Ini Aku/Kamu/Dia/Kita”. Papan tersebut disediakan bagi pengunjung untuk menuliskan harapan-harapannya.

Foundextion: Emphases 2019 mengusung tema era 90-an dengan menghadirkan visual retrotech yang bernuansa metropolis. Dengan diadakannya pameran ini, diharapkan mahasiswa/i lebih mengapresiasi karyanya. Eugene juga berharap bahwa pameran ini bisa memberi gambaran kepada mahasiswa baru tentang perkuliahan FSD.

“Mahasiswa baru di sini bisa melihat mata kuliah yang akan dipelajari biar bisa tahu langkah-langkah pengerjaannya seperti apa, mulai dari tugas, lalu beralih ke UTS dan UAS,” pungkas Eugene.

Penulis: Geiska Vatikan Isdy 

Editor: Geofanni Nerissa Arviana

Foto: Felisitasya Manukbua