Jumlah Pemilih Kurang dari 50 Persen, KPU UMN Ajak Seluruh Elemen Kampus Kerja Sama

Bulan Demokrasi yang akan diadakan pada 22 Oktober sampai 17 November resmi dibuka. Pembukaan ini diselenggarakan oleh KPU UMN yang diadakan pada Senin (22/10/18) di kantin gedung C (ULTIMAGZ/Daniela Dinda)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com–Berdasarkan data sepuluh tahun terakhir, jumlah pemilih yang berpartisipasi dalam pemilihan ketua dan wakil ketua BEM serta himpunan mahasiswa belum pernah menyentuh angka 50% dari total jumlah mahasiswa UMN. Hal ini menjadi perhatian sekaligus keprihatinan yang dikeluhkan oleh ketua KPU UMN, Steffie Lienanta.

Steffie mengatakan bahwa keluarga besar mahasiswa UMN berhak berpartisipasi dalam pesta demokrasi ini. Peran mahasiswa sangat penting untuk mendukung proses demokrasi yang ada, karena suara mereka tentunya menyampaikan aspirasi-aspirasi yang selama ini ada di benak mahasiswa.

“Kita semua bekerja sama, saling membantu, dan bergotong-royong untuk menyadarkan pentingnya bersuara,” kata Steffie pada Senin (22/10/18).

Lebih lanjut, Steffie menjelaskan jika angka partisipan pemilu sebesar 50% tidak bisa diraih seorang diri oleh KPU UMN sebagai penyelenggara. KPU UMN juga membutuhkan kerja sama dan dukungan seluruh pihak untuk meningkatkan angka partisipasi mahasiswa dalam pemilihan ketua dan wakil ketua BEM maupun himpunan.

“Tentu saja, kita butuh dukungan dari UKM, media, organisator lain, Lembaga Semi Otonom (LSO), staff kemahasiswaan, juga prodi-prodi,” ujarnya. Ia juga berharap agar partisipasi mahasiswa dalam pesta demokrasi kali ini bisa melebihi angka 50%.

Untuk meningkatkan rasa peduli dan atensi mahasiswa dalam menggunakan hak pilihnya, KPU UMN telah menggelar beberapa kegiatan. Sebelum dimulainya rangkaian Bulan Demokrasi, KPU UMN mengadakan Temu Suara pada Rabu (03/10/18). Melalui acara tersebut, KPU UMN mengajak mahasiswa UMN berdiskusi dengan tema Mahasiswa dalam Demokrasi.

KPU UMN mengusung tema Berani Bersuara untuk Bulan Demokrasi tahun ini. Melalui tema ini, diharapkan anak muda terkhusus mahasiswa UMN menjadi lebih peduli dan tidak lagi apatis soal politik dan demokrasi.

Selama Bulan Demokrasi, KPU UMN menyelenggarakan debat antar pasangan calon (22-29 Oktober 2018). Selain itu, akan diadakan pula acara Panggung Demokrasi (30 Oktober–6 November 2018) yang menjadi kesempatan bagi para pasangan calon untuk melakukan kampanye terbuka di Kantin Gedung C UMN.

Masa kampanye sendiri resmi berlangsung mulai 22 Oktober hingga 10 November 2018, sedangkan pemungutan suara akan dilangsungkan pada 12 November hingga 16 November 2018. Kemudian, penghitungan suara akan dilaksanakan sehari setelah pemungutan suara berakhir.

 

Penulis: Abel Pramudya

Editor: Gilang Fajar Septian

Foto: Daniela Dinda