Secara Institusi, UMN Tidak Dukung Aksi Mahasiswa di DPR

Surat Edaran yang dikeluarkan Rektor UMN Ninok Leksono mengenai sikap kampus terkait aksi mahasiswa di depan Gedung DPR. Surat ini disampaikan melalui e-mail student pada Selasa (24/09/19).
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Sehubungan dengan sejumlah aksi mahasiswa lintas universitas di depan Gedung DPR terkait pengesahan Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP), pihak Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menyatakan sikap. Melalui surat edaran yang dikirimkan melalui e-mail student pada Selasa (24/09/19), UMN menyatakan absen dari aksi tersebut.

Pada surat yang ditandatangani Rektor UMN Ninok Leksono itu, terdapat tiga poin utama yang mewakili sikap UMN dalam aksi tersebut. Ketiga poin tersebut berbunyi,

  1. Secara institusi, UMN tidak terlibat dan tidak mendukung aksi tersebut
  2. Keikutsertaan dalam aksi tersebut diminta untuk tidak melibatkan UMN dalam bentuk apa pun
  3. Segala hal yang berkaitan dengan keikutsertaan dalam aksi tersebut, menjadi tanggung jawab pribadi

Pun demikian, UMN memberikan imbauan bagi mahasiswa yang tetap memutuskan untuk mengikuti aksi. Paragraf pertama surat edaran dengan No: 304/Rektor/IX/2019 tersebut menyarankan mahasiswa untuk tetap waspada, berhati-hati, dan tidak mudah terprovokasi.

Namun, UMN mengizinkan mahasiswanya untuk mengikuti aksi ini. Hal tersebut disampaikan Head of Internal Student Affairs Citrandika Selarosa kala Diskusi Mahasiswa besutan BEM dan DKBM, Senin (23/09/19) yang mempersilakan mahasiswa mengikuti aksi politik sebagai bagian dari preferensi pribadi.

Beliau hanya meminta mahasiswa tidak mengenakan atribut universitas kala melakukan aksi lantaran sikap universitas yang menolak berpartisipasi. Senada dengan Citra, Wakil Rektor III Ika Yanuarti menyampaikan bahwa aturan ini mengacu pada serangkaian perundangan yang melarang universitas terlibat dalam politik praktis.

Terlepas dari keengganan partisipasi kampus, beberapa mahasiswa UMN tetap menginisiasi aksi bersama untuk menyampaikan aspirasi secara langsung di depan Gedung DPR.

Ajakan sejumlah mahasiswa untuk ikut beraksi secara langsung ke depan Gedung DPR yang disebarkan melalui Instagram Story, Senin (23/09/19). (Instagram Story @pejalan_kiri)

 

Selaku narahubung aksi tersebut, Afkar Aristoteles menjelaskan bahwa mahasiswa seharusnya menyadari perannya sebagai agen pembawa perubahan. Selain itu, mahasiswa Jurnalistik 2016 tersebut berpendapat bahwa mahasiswa perlu diedukasi meski sikap kampus dinilainya apolitis.

“Kalau nunggu kampus yang mempedulikan nama baik dan bersikap apolitis terhadap kejadian yang ada, mau sampai kapan mahasiswa di kampus cuek dan takut? Kita buat aja wadahnya, enggak cuma buat anak satu kampus aja, tapi kampus-kampus lain yang mengalami kendala yang sama mengenai sikap kampusnya yang apolitis dan cenderung menjaga nama baiknya,” tutupnya.

 

Penulis: Ivan Jonathan

Editor: Geofanni Nerissa Arviana

Foto: Surat Edaran No: 304/Rektor/IX/2019, Akun Instagram @pejalan_kiri