Jangan Lupa Bahagia, Happiness Festival Akan Kembali Digelar

Happiness Festival 2019. (Foto: indorelawan.org)
Share:

JAKARTA, ULTIMAGZ.com – Dalam rangka memperingati Hari Kebahagiaan Internasional yang jatuh setiap 20 Maret, Happiness Festival akan kembali digelar di Jakarta pada 27-28 April 2019 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Kegiatan ini digelar atas kerja sama United in Diversity (UID) dengan Project Semesta.

Happiness Festival digelar dengan tujuan mengenalkan konsep Sustainable Development Goals dan Happiness SDGs Pyramid kepada masyarakat. Selain itu, festival ini juga diselenggarakan guna mengirim pesan dan mengajak masyarakat menjalani ‘tiga cara kebahagiaan’ yang terinspirasi dari filosofi Tri Hita Karana, yakni hubungan harmonis manusia dengan Tuhan, manusia dengan lingkungan, serta manusia dengan sesamanya.

Mengangkat tema Alignment for Harmony, penyelenggaraan kedua Happiness Festival ini memilih Lapangan Banteng sebagai lokasi acara karena dianggap sesuai dengan semangat persatuan Indonesia yang akan diangkat. Semangat tersebut terwakilkan dari keberadaan Monumen Pembebasan Irian Barat di dalam area Lapangan Banteng. Tak hanya itu, jarak Lapangan Banteng juga relatif dekat dengan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral yang berdampingan sehingga merepresentasikan keberagaman Indonesia dan keharmonisan masyarakatnya.

Happiness Festival 2019 akan menyelenggarakan berbagai aktivitas, seperti dialog dengan tema besar ­self awarenessworkshop dengan tema-tema menarik, dan tur dalam kota. Selain itu, Happiness Festival 2019 juga akan menghadirkan pentas seni dan penampilan dari musisi-musisi Tanah Air, seperti Glenn Fredly, Andien, Endah n Rhesa, dan Mocca.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat membuka pikiran, hati, dan keinginannya untuk bergerak bersama menjadi masyarakat yang lebih inklusif, adil, dan seimbang demi kebahagiaan bersama.

 

Indonesia Naik Peringkat

Dalam World Happiness Report (WHR) 2019 yang dirilis oleh PBB pada 20 Maret 2019, peringkat Indonesia naik. Dari 156 negara, Indonesia menempati peringkat ke-92. Angka ini menunjukkan kenaikan empat peringkat dari hasil WHR 2018 di mana Indonesia berada di peringkat 96. Kala itu, peringkat Indonesia dalam WHR turun cukup banyak dari WHR 2017 di peringkat 81.

Sementara itu, posisi puncak masih ditempati oleh Finlandia. Penilaian peringkat WHR yang dilakukan oleh PBB tersebut didasarkan pada pendapatan Produk Domestik Bruto (PDB), kesejahteraan sosial, penanganan medis, dukungan sesama masyarakat, kebebasan untuk menentukan kehidupan, tingkat korupsi, serta pengaruh positif dan negatif dalam masyarakat.

 

Penulis: Abel Pramudya

Editor: Geofanni Nerissa Arviana

Foto: indorelawan.org

Sumber: unitedindiversity.org, happinessfestival.id, lifestlye.okezone.com, liputan6.com