Menilik Kereta MRT Negara Lain

Mass Rapid Transit (MRT) di Stasiun Lebak Bulus. (Foto: ANTARA)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Jakarta sebentar lagi akan menyambut sistem transportasi barunya, yakni kereta Mass Rapid Transit (MRT) atau moda raya terpadu. Jalur MRT yang menghubungkan Bundaran HI dengan Lebak Bulus ini terbagi menjadi jalur layang dan jalur bawah tanah.

Moda MRT akan melengkapi transportasi berbasis rel yang sudah ada sebelumnya yakni kereta komuter atau yang dikenal sebagai KRL. Setelah MRT, warga Jakarta juga akan dimudahkan dengan layanan kereta Light Rail Transit (LRT). Selain Jakarta, banyak sekali kota-kota di dunia yang warganya menggunakan transportasi kereta untuk menunjang mobilitasnya. Berikut daftarnya versi Ultimagz:

  1. Singapura
Kereta Singapore Mass Rapid Transit (SMRT). (Foto: visitsingapore.com)

Negara tetangga Singapura memiliki 119 stasiun kereta dengan jalur sepanjang 198,6 kilometer. Setiap harinya ada 3,9 juta orang yang menggunakan kereta. Saat ini, Singapura ditengarai sedang menambah stasiun-stasiun MRT.

  1. New York, Amerika Serikat
Kereta New York Subway. (Foto: wbur.org)

Kereta bawah tanah menjadi transportasi umum andalan yang terkenal dengan sebutan Subway. Sistem kereta bawah tanah New York ini menjadi yang terbesar di dunia dengan jumlah 472 stasiun.

  1. London, Inggris
Kereta MRT London, London Underground. (Foto: londonist.com)

Ibukota Negeri Ratu Elizabeth ini mempunyai sistem kereta bawah tanah, London Underground, yang merupakan sistem kereta bawah tanah tertua di dunia. Ada 270 stasiun yang menunjang mobilitas masyarakat di sana.

  1. Tokyo, Jepang
Sistem MRT Kota Tokyo. (Foto: japantimes.co.jp)

Kereta bawah tanah Tokyo melayani 3,2 miliar penumpang per tahun. Selain itu, Tokyo juga dilayani oleh kereta cepat Shinkansen yang dapat melaju hingga 500 kilometer per jam. Transportasi umum di sana juga sangat jarang mengalami keterlambatan bahkan satu menit pun.

  1. Paris, Perancis
Sistem MRT Paris, Paris Metro. (Foto: metro.paris)

Sistem kereta bawah tanah di Paris melayani 303 stasiun dengan panjang jalur sekitar 214 kilometer. Kereta bawah tanah Paris sudah ada sejak 1900 dan menjadi salah satu yang terbesar di Eropa.

Nah, semoga dengan kehadiran MRT di Jakarta ini mampu membuat masyarakat beralih ke transportasi umum dan Jakarta serta kota-kota lain di Indonesia bisa bersaing dengan kota dari negara maju di sektor transportasi publik.

Penulis: Abel Pramudya

Editor: Nabila Ulfa Jayanti

Sumber: cnnindonesia.com, tribunnews.com, tahupedia.com

Foto: Antara, metro.paris, londonist.com, japantimes.co.jp, wbur.org, visitsingapore.com