Tiga Kedai Makan yang Tak Lagi Gunakan Sedotan Plastik

Sedotan plastik. (Foto: Wikipedia)
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Sampah plastik menjadi musuh besar bagi kelestarian lingkungan, pasalnya plastik butuh ratusan tahun untuk bisa terurai. Seiring waktu, sampah plastik yang terurai dalam ukuran kurang dari lima milimeter atau disebut dengan mikroplastik, bisa menjadi lebih berbahaya.

Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, masyarakat Indonesia menggunakan sekitar 9,8 miliar lembar kantong plastik setiap tahunnya. Sebanyak 95 persen di antaranya menjadi sampah, yang artinya hanya 5 persen yang mampu didaur ulang (recycled) atau digunakan kembali (reused).

Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengurangi penggunaan plastik, salah satunya dengan gerakan mengurangi pemakaian sedotan plastik. Di Indonesia, ada beberapa kedai dan restoran mendukung gerakan tersebut yang kini tak lagi menggunakan sedotan plastik. Selain restoran ternama seperti KFC, McDonalds, dan Starbucks, berikut Ultimagz merangkum beberapa kedai yang sudah tidak memakai sedotan plastik dalam penyajiannya.

  1. Motiv Coffee and Roasting
    Sedotan ramah lingkungan yang digunakan di Motiv Coffee and Roasting. (Foto: Instagram motivcoffee)

    Kafe yang berlokasi di kawasan Dinoyo, Kota Malang ini menggantikan sedotan plastik dengan sedotan yang terbuat dari sari pati atau sari singkong. Pastinya, sedotan ini ramah lingkungan karena terbuat dari bahan alami. Motiv Coffee pun mengajak pelanggannya untuk peduli lingkungan dengan gerakan yang mereka usung melalui tagar #IamNotPlastic.

  2. Wonten Coffee 
    Sedotan ramah lingkungan yang digunakan Wonten Coffee. (Foto: Instagram wontencoffee)

    Malang juga mempunyai satu lagi kafe ramah lingkungan. Bertempat di Jl. Mayjend Panjaitan, Kota Malang, Wonten Coffee menyediakan sedotan bambu sebagai pengganti sedotan plastik. Wonten Coffee juga memberikan promo untuk pelanggan yang membeli sedotan bambu tersebut.

  1. NUSA Indonesian Gastronomy 
    Sedotan ramah lingkungan yang digunakan oleh restoran Nusa Indonesian Gastronomy. (Foto: popbela.com)

    Sama seperti Motiv Coffee and Roasting, restoran milik Chef Ragil yang berlokasi di kawasan Kemang, Jakarta Selatan ini juga menggunakan bahan alami sebagai bahan dasar sedotannya. Untuk menggantikan plastik, NUSA Indonesian Gastronomy menggunakan pati jagung.

Selain pelaku usaha kuliner yang mendukung gerakan mengurangi sedotan plastik, kita juga bisa mulai mengurangi penggunaan sedotan plastik dengan membawa sedotan ­stainless steel . Bisa juga meminta pelayan kafe untuk tidak memberikan sedotan plastik di minuman kita. Yuk, mari berkontribusi untuk kelestarian lingkungan dengan mengurangi penggunaan sedotan plastik!

 

Penulis: Abel Pramudya

Editor: Nabila Ulfa Jayanti

Foto: wikipedia, motivcoffee, wontencoffee, popbela.com

Sumber: voaindonesia.com, popbela.com, travelingyuk.com