Menengok ‘Rumah’ Baru Persita Tangerang

Pintu utama Stadion Benteng Taruna yang menjadi rumah baru bagi klub Persita Tangerang. Stadion yang dapat menampung 30.000 penonton ini telah diverifikasi oleh PSSI dan memenuhi standar nasional bahkan internasional. (Foto: Abel Pramudya/ULTIMAGZ)
Share:

TANGERANG, ULTIMAGZ.com – Setelah sempat bermain di Cilegon, Kuningan, Bandung, dan Karawang untuk melakoni laga kandang, Persita Tangerang akhirnya bisa kembali merumput di Tangerang.

Dinamai Stadion Benteng Taruna, kandang baru Persita ini terletak di kawasan Kelapa Dua Sport Center, Kabupaten Tangerang. Secara total, Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucurkan APBD mencapai Rp100 miliar rupiah untuk stadion yang digadang-gadang bertaraf internasional ini.

PSSI dan PT. Liga Indonesia Baru telah memverifikasi jika Stadion Benteng Taruna layak digunakan untuk menggelar pertandingan liga 2. Bahkan, stadion yang mampu menampung 30.000 penonton ini juga sudah memenuhi standar AFC. 

Berdasarkan pantauan Ultimagz, stadion ini memiliki kelir ungu yang merupakan warna kebesaran Persita. Untuk mempercantik penampilan, Benteng Taruna memiliki hiasan berupa ornamen-ornamen di dinding.

Di samping stadion juga dibangun GOR berkapasitas 1.000 orang. Sementara itu, area lainnya masih berupa tanah kosong yang akan dibangun lapangan baseball, lapangan basket, trek atletik, area panjat tebing, dan venue olahraga lainnya sebagai bagian dari Kelapa Dua Sport Center. Sport center yang dibangun di atas lahan seluas 18 hektare ini akan digunakan sebagai venue untuk menggelar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten ke-5 pada 4-11 November mendatang. Pada perhelatan ini akan ada 39 cabang olahraga yang dipertandingkan.

Sebelumnya, stadion Benteng menjadi kandang Persita saat masih bermain di Liga Divisi Utama. Namun, kala Persita promosi ke Liga Super Indonesia pada 2012 silam, stadion ini tidak lagi dipakai. Stadion yang terletak di Jalan TMP Taruna Tangerang ini dianggap tidak layak pakai karena belum memenuhi standar, antara lain tidak adanya penerangan yang memadai saat pertandingan pada sore atau malam hari.

Akibat sering menjadi lokasi tawuran, pada tahun 2012 lalu MUI Tangerang pun mengeluarkan fatwa haram untuk menggelar laga sepakbola di Stadion Benteng. Larangan dilangsungkannya pertandingan di stadion tersebut turut diberlakukan Polresta Tangerang dengan alasan keamanan dan ketertiban, khususnya setelah banyak memakan korban jiwa.

Sebelumnya, pada Rabu (05/09/18) lalu, Stadion Benteng Taruna sudah mulai digunakan dalam laga antara Persita kontra Semen Padang yang berakhir imbang 1-1.

 

Penulis: Abel Pramudya

Editor: Gilang Fajar Septian

Foto: Abel Pramudya