• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Monday, September 1, 2025
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Iptek

Inilah Cara Ilmuwan Kendalikan Penjelajah Luar Angkasa

Ghina Ghaliyah by Ghina Ghaliyah
November 16, 2014
in Iptek
Reading Time: 1 min read
0
SHARES
976
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PARIS, ULTIMAGZ.com – Pendaratan roket penjelajah Rosetta dan Philae di komet 67P tidak akan berhasil tanpa bantuan dari metode yang dinamakan gravitional slingshot atau gravity assist.

Metode ini telah dipakai sejak peluncuran penjelajah antariksa, Mariner 10 pada 1973 silam dengan memakai gaya tarik sebuah planet di tata surya untuk mengendalikan roket penjelajah antariksa.

Cara kerjanya adalah dengan gaya gravitasi di mana benda yang memiliki massa besar memiliki gaya tarik terhadap yang lebih kecil.

Roket penjelajah luar angkasa dapat memanfaatkan besarnya gaya tarik yang dimiliki oleh planet-planet untuk navigasi dengan terbang mendekati suatu planet yang membuat kecepatan roket bertambah karena adanya gravitasi dari planet tersebut.

Roket juga akan berganti arah dan bertambah cepat saat melepaskan diri dari gaya tarik planet dan “terlempar” dari tarikan planet.

Untuk lebih mudahnya, bayangkan atlit pelempar cakram yang berputar-putar sebelum cakramnya dilempar. Jika dilakukan secara tepat, maka cakram tersebut akan terlempar lebih jauh ketimbang cakram yang dilempar tanpa berputar. Prinsip ini mirip dengan gravity assist pada roket.

Oleh karena itu, para ilmuwan yang mengendalikan roket dari pusat kontrol di bumi harus memperhitungkan secara akurat pergerakan dari tiap-tiap planet, membuat perkiraan ke depan dan mengendalikan roket secara akurat.

Dalam pengendalian roket juga terdapat delay komunikasi dari pangkalan di bumi dengan roketnya. Rosetta-Philae sendiri mengalami delay sekitar25 menit.

Untuk mengatasi delay, biasanya sudah terdapat program yang secara otomatis mengendalikan roket. Namun, roket tetap membutuhkan kendali langsung dari awak manusia.

[divider] [/divider] [box title=”Info”]

Reporter: Robert Gunardi

Editor: Ghina Ghaliya

Gambar: //i.ytimg.com/vi/ktrtvCvZb28/maxresdefault.jpg

Sumber: ESA.int, universetoday.com

[/box]
Tags: AntariksaESAKometNASAPhilaeRoketRosseta
Ghina Ghaliyah

Ghina Ghaliyah

Related Posts

Pemberontakan Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI). (kompas.com)
Iptek

Kelamnya Sejarah Revolusi Indonesia: Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI)

May 9, 2025
Ilustrasi sorgum. (Pixabay/Bishnu Sarangi)
Iptek

Sorgum: Harapan Pangan Nasional di Tengah Krisis Iklim

May 7, 2025
Pameran model dan kerangka burung dodo di Museum of Natural History. (oumnh.ox.ac.uk)
Iptek

Jejak Terakhir Burung Dodo: Kisah dari Spesies yang Punah

April 29, 2025
Next Post

Flightradar24: Aplikasi Pelacak Pesawat Secara Real Time

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 − seven =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021