Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

Sumber: emotivebrand.com
Share:
SERPONG, ULTIMAGZ.com – Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh National College Health Assessment pada tahun 2014, terdapat 33 persen mahasiswa yang mengalami depresi dalam waktu kurang lebih setahun terakhir. Sementara itu, World Health Organization menyatakan bahwa satu dari tiga mahasiswa baru dilaporkan mengalami gejala gangguan mental.
 
Akibat depresi tersebut, mahasiswa menjadi sulit berkonsentrasi dalam belajar dan mengerjakan tugas karena terlalu mengkhawatirkan hal-hal kecil di sekitar mereka. Bahkan, tak sedikit mahasiswa yang berpikir untuk bunuh diri karena tak kuat dalam menghadapi beban yang dialaminya.
 
Orang yang mengalami depresi acap kali merasa dirinya sendirian. Seolah tidak ada orang yang mengerti dan ingin mendengarkannya. Nah, jika Ultimates sedang merasa down dan tidak tahu harus bercerita pada siapa, ada beberapa organisasi di Indonesia yang bersedia untuk tak hanya mendengarkan, tapi juga memberi motivasi. Komunitas ini dapat menjadi salah satu alternatif jika Ultimates enggan mengunjungi psikiater atau psikolog.
 
Berikut adalah daftar organisasi peduli kesehatan mental:
 

1. Depression Warriors Indonesia

Depression Warriors Indonesia (DWI)  didirikan oleh Maya Asmara untuk mengeliminasi stigma buruk terkait akan depresi. Hal itu diinisiasi oleh pengalamannya dalam gangguan cemas, depresi, serta stigma kesehatan mental di Indonesia yang belum banyak dipahami banyak orang. Tagar #IAmWarrior menjadi kampanye utama DWI untuk menyatakan bahwa setiap orang yang mengalami depresi adalah pejuang tangguh.

Sumber: meetup.com

Berbasis di Jakarta, DWI banyak melakukan sharing session dan forum diskusi untuk membicarakan masalah-masalah yang dialami penderita depresi. Tak hanya itu, DWI juga mendukung agar para penderita depresi dapat memberanikan diri untuk berkonsultasi pada psikolog atau psikiater. Alasannya, menjaga kesahatan mental itu sama pentingnya seperti menjaga kesehatan jasmani dan sama wajarnya seperti pergi ke dokter pada umumnya.

2. Get Happy

 

Sumber: Komunita.id

Get Happy adalah sebuah gerakan non-profit yang didirikan oleh Caecilia Dee dan Andreas Adianto. Tujuannya adalah menyediakan sarana sosialisasi dan edukasi mengenai kesehatan mental di indonesia. Get Happy juga menyediakan fasilitas untuk para penderita gangguan kesehatan mental dan caregiver dari penderita untuk berbagi pengalaman, sehingga para anggota organisasi ini tidak merasa sendirian.

Dalam akun Instagramnya, Get Happy banyak membagikan pesan-pesan positif, tips-tips self-healing, dan masih banyak lagi. Sama seperti kampanyenya #GetHappyYuk, Get Happy sering mengadakan berbagai aktivitas untuk bisa memberikan kebahagiaan kepada para anggota komunitas maupun umum, seperti terapi seni, musik, dan peran.

3.  Into The Light

Sumber: mudazine.com

Into The Light berfokus pada pencegahan bunuh diri dan kesehatan mental remaja. Dibentuk pada Mei 2013 oleh Benny Prawira, ada banyak aktivitas kampanye yang dilakukan oleh komunitas Into The Light Indonesia. Beberapa di antaranya adalah melakukan pemutaran dan diskusi film tentang bunuh diri, berbagi pengalaman pribadi, berdiskusi tentang suicidologi, dan masih banyak lagi.

Dengan motto “Hapus Stigma, Peduli Sesama, Sayangi Jiwa”Into The Light Indonesia berupaya untuk mengurangi stigma terkait bunuh diri dan kesehatan mental dengan melakukan edukasi kepada masyarakat Indonesia. Dalam akun Instagram Into The Light juga dicantumkan beberapa akun yang memberikan layanan konseling bagi Ultimates yang mempunyai pikiran untuk bunuh diri.

4. Sehat Mental Indonesia

Sumber: twitter.com

Sehat Mental Indonesia didirikan oleh seorang pengamat kesehatan mental, aktivis sosial, dan pekerja kreatif Ade Binarko.  Kampanye yang dilakukannya adalah membuat cek kesehatan mental gratis, workshopsupport group, dan lain-lain. Sehat Mental Indonesia juga telah mengadakan acara seperti Mental Health Fest (MHF) selama dua tahun berturut-turut. Tersedia juga artikel-artikel seputar kesehatan mental yang dapat diakses melalui situsnya, www.sehatmental.id.

 

ULTIMAGZ/Xena Olivia

Penulis: Xena Olivia

Editor: Nabila Ulfa Jayanti

Infografis: Xena Olivia

Foto: Emotivebrand.com, Meetup.com, Komunita.id, Mudazine.com

Sumber: Rappler.com, Riliv.co, Instagram.com, Facebook.com, Cnn.com