Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

Karya terbaru Risa Saraswati yang mengisahkan tentang kehidupan Ivanna Van Djik dan dendamnya yang masih tersimpan di hati hingga akhir hayatnya.
Share:

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Penulis novel horor Risa Saraswati kembali menerbitkan novel baru yang berjudul Meruntih Berang Ivanna Van Dijk. Novel ini  berpusat pada tokoh utama karya yang ditayangkan di layar lebar, Danur 2 : Maddah. Sama seperti novel Risa lainnya, cerita ini juga berdasarkan pada kisah Risa dengan mahkluk tak kasat mata.

Cerita diawali dengan Risa, yang memiliki kemampuan khusus, bertemu dengan sosok Ivanna yang bukan manusia. Ivanna selalu terlihat marah, gusar, dan mengusir siapa pun yang ada di dekatnya. Ia membenci Risa hanya karena Risa kenal dengan Elizabeth Brouwer, musuh bebuyutan Ivanna.

Risa, yang tergabung dalam band Sarasvati, merasa penasaran akan sikap Ivanna. Lewat mimpi dan kemampuan khusus yang dimilikinya, ia bisa berkomunikasi dengan Ivanna dan mengetahui kisah masa lalu perempuan itu.

Keluarga Van Dijk tinggal di Bandung namun sangat dibenci oleh orang-orang sebangsanya sendiri. Dimas, adik Ivanna, berhubungan dekat dengan Elizabeth Brouwer yang adalah putri petinggi militer. Ia membuat Dimas buta karena cinta, sampai-sampai perubahan sikap Dimas membuat Ivanna semakin membenci Elizabeth.

Titik terburuk keluarga Van Dijk terjadi ketika kunjungan makan malam keluarga Brouwer di kediaman mereka. Keluarga Brouwer merasa jijik dengan sambutan dari keluarga Van Dijk. Kejadian malam itu berujung dengan kematian Dimas, membuat orang tua Ivanna ikut meninggalkan secara mengenaskan karena tak tahan dengan segala penderitaan yang mereka tanggung.

Makna Dibalik Hidup Ivanna Van Dijk

Menjadi ciri khas Risa Saraswati menguak kisah hidup teman-temannya yang berbeda alam. Sisi unik ini yang membuat para pembaca menyukai karya-karyanya, mulai dari buku pertamanya yang berjudul Danur. Penyuka cerita mistis dan sejarah masa penjajahan Indonesia cocok untuk membaca buku ini.

Cerita semasa hidup Ivanna mampu membawa pembaca ke suasana masa sebelum kemerdekaan Indonesia. Dengan sudut pandang dari warga negara Belanda yang menjajah Nusantara.

Kisah tragis novel ini dikemas dengan apik dan khas seperti gaya Risa Saraswati yang sudah dikenal baik oleh pembaca setianya. Alur ceritanya mengalir dengan sederhana dan jelas, mulai dari awal kisah Ivanna yang masih berumur dua tahun, kelahiran Dimas, pertemuan dengan keluarga Brouwer, hingga kematian Ivanna.

Ketidakadilan yang diterima keluarga Van Dijk bisa membuat pembaca bersimpati. Sikap toleransi yang dimiliki keluarga Van Dijk adalah hal yang langka pada masa itu. Hal yang seharusnya benar dipandang salah karena melawan nilai mayoritas yang dianut warga Belanda di Indonesia pada masa penjajahan.

Kehidupan Ivanna bisa membuat pembaca novel ini menyadari kekejaman manusia yang sejatinya sama, malah satu bangsa.

Latar belakang masa penjajahan kolonial yang memandang rendah kaum pribumi adalah inti masalah dari novel ini. Keluarga Van Dijk menjadi korban kejahatan sosial oleh mereka yang berbeda dengan kaum penjajah lainnya. Sebuah contoh masalah sosial yang masih ada hingga saat ini, masyarakat yang tidak suka dengan perbedaan dan mengucilkan yang berbeda.

Novel karya terbaru Risa Saraswati patut untuk dibeli, karna dengan harga Rp75.000,00 pembaca dengan mudah masuk dalam cerita Ivanna Van Dijk. Kata-kata yang ringan dan berisi mampu mendeskripsikan hampir keseluruhan penderitaan keluarga Van Dijk.

 

Penulis : Theresia Amadea

Editor : Hilel Hodawya

Foto : Theresia Amadea