SERPONG, ULTIMAGZ.com – Dalam dunia olahraga, hanya sedikit atlet yang berhasil menunjukkan keunggulan di bidang lain selain yang mereka tekuni. Namun, sosok Eileen Gu tidak hanya mendominasi arena salju. Perempuan yang juga dikenal sebagai Gu Ailing ini adalah seorang atlet freestyle skiing (freeski) sekaligus akademisi berprestasi dan ikon mode dunia. Pada usia yang baru menginjak 22 tahun, ia menunjukkan bahwa potensi dan bakat tidak harus terkurung dalam satu bidang saja.
Melansir time.com, karirnya dimulai saat ia berusia tiga tahun. Pada usia kedelapan, ia bergabung dengan tim freeski Northstar California Resort dan meraih gelar juara nasional pertamanya setahun kemudian. Meskipun kebanyakan atlet freeski berasal dari latar belakang pembalap, ibunya, Yan Gu, menempatkannya ke arena taman karena menganggap balapan terlalu berbahaya.
Baca juga: Malam Bersejarah Oscar 2026: Kemenangan Paul Thomas Anderson hingga Rekor Baru
Bakat utama Eileen tentu saja terletak pada kemampuannya menaklukkan lereng salju. Pada Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, ia mencetak sejarah sebagai atlet freeski pertama yang memenangkan tiga medali dalam satu ajang Olimpiade (dua medali emas dan satu medali perak).
Kehebatannya berlanjut hingga Olimpiade Milano Cortina 2026, saat ia mengukuhkan dirinya sebagai atlet freeski dengan medali terbanyak dalam sejarah Olimpiade. Eileen juga menjadi perempuan pertama yang mendaratkan trik double cork 1440 dan 1620 dalam kompetisi, sebuah manuver ekstrem yang membutuhkan kontrol fisik dan mental yang tangguh.
Mengutip forbes.com, di luar lintasan ski, Eileen adalah seorang mahasiswi jurusan Hubungan Internasional di Universitas Stanford. Kecerdasannya sudah terlihat sejak ia lulus Sekolah Menengah Atas (SMA) satu tahun lebih awal dengan skor Scholastic Assessment Test (SAT) hampir sempurna, yaitu 1580 dari 1600. Ia sering menyebut dirinya sebagai seorang kutu buku yang sangat mencintai ilmu fisika.
Baca juga: Mengenal Fast Fashion dan Pilihan Alternatif Merek Lokal Terbaik
Setelah debut di sampul Vogue pada Februari 2026, wajah Eileen semakin sering menghiasi berbagai majalah ternama, termasuk Time. Ia juga menjadi model global untuk merek mewah seperti Louis Vuitton dan Tiffany & Co. Di sela kesibukannya, Eileen juga menunjukkan sisi artistik yang lembut sebagai seorang pianis klasik berbakat.
Kekuatan terbesar Eileen Gu bukan pada medali atau kontrak modenya, melainkan pada kemampuannya menginspirasi generasi muda, terutama perempuan, untuk tidak membatasi diri. Ia membuktikan bahwa seorang individu bisa menjadi juara dunia, mahasiswa berprestasi, sekaligus ikon mode secara bersamaan. Eileen Gu adalah representasi nyata dari generasi masa kini yang multitalenta dan berani mengambil risiko.
Penulis: Zalfa Zahiyah Putri Wibawa
Editor: Celine Valleri
Foto: csmonitor.com
Sumber: time.com, forbes.com




