SERPONG, ULTIMAGZ.com – Album Kontemplasi milik Alkateri tengah ramai diperbincangkan dan kembali banyak diputar di berbagai platform musik. Dirilis pada 2024, album Kontemplasi menjadi penanda kuat karakter pop indie khas Alkateri Grup musik asal Bandung yang terbentuk pada 2020 dan beranggotakan Fauzan Ghifari, Rifqi Maulana, Galuh Ilham, Reza Zulmi, Hidayan Fazari, dan Felmy Herdianto menjadi aktor suksesnya album Kontemplasi yang mereka buat.
Nama Alkateri sendiri lebih dikenal sebagai salah satu nama jalan di Bandung. Meski terdengar sederhana dan tidak memiliki keistimewaan dibandingkan nama jalan lain, Alkateri berhasil membawa nama tersebut memiliki makna dan kesan yang cukup mendalam, dikutip dari consumedmagazine.com.
Baca juga: Album ICEMAN dan Upaya Drake Kembali ke Puncak Hip-Hop
Album debut mereka Kontemplasi yang dirilis pada 2024 kembali ramai diputar di media sosial. Rilis di bawah Gedung 4 Records dengan 8 lagu dengan sonik khas “pop ngawang”. Mengutip hypebeast.com, Alkateri menembus 3 juta pemutaran di Spotify serta lagu seperti lagu Lebih Dari hingga Egosentris menarik banyak perhatian.
pop ngawang merupakan turunan dari genre pop yang menghadirkan nuansa ringan dengan kesan melayang secara emosional. Ciri khas ini diperkuat dengan lirik puitis berbahasa Indonesia yang cukup jarang di skena musik saat ini. Dengan sentuhan post-rock membuat suasana lebih syahdu dan cocok untuk berkontemplasi, dikutip dari consumedmagazine.com.
Album Kontemplasi mengangkat tema pendewasaan personal. Sesuai dengan nama albumnya, Alkateri ingin membuat sonik dan lirik yang dapat merefleksikan hidup, terutama fase keluar dari kota asal mereka, Bandung. Mengutip consumedmagazine.com, lagu-lagu pada album Kontemplasi mengangkat keresahan generasi muda, mulai dari “Egosentris” yang merefleksikan kondisi masyarakat saat masa pandemi lalu.

Baca juga: The Strokes Siap Rilis REALITY AWAITS, Album Baru Setelah Setengah Dekade
Kontemplasi dirancang selama 3 tahun lebih oleh Alkateri sebelum akhirnya dirilis pada 2024 lalu dan mulai meledak belakangan ini. Melalui album ini, Alkateri turut menghidupkan kembali romantisasi Bandung yang tetap relevan dengan generasi muda.
Dalam waktu dekat, Alkateri dijadwalkan tampil di Synchronize Fest 2026 yang akan digelar di Gambir Expo pada 16-18 Oktober tahun ini. Dengan format “Alkateri, Expanded Session,” para penggemar Alkateri tentu tidak sabar menantikannya. Alkateri menjadi grup musik dari Bandung yang berhasil kembali membawa sonik baru di industri musik Indonesia. Ultimates bisa mencoba mendengarkan karya mereka di segala platform musik.
Penulis: Muhammad Khairan Ananta Nugroho
Editor: Reza Farwan
Foto: pophariini.com, open.spotify.com
Sumber: consumedmagazine.com, hypebeast.com, eventguide.id, id.wikipedia.org




