SERPONG, ULTIMAGZ.com – Sutradara Mustika Perkasa, Imanuel Krisma Hutama, memberikan apresiasinya kepada semua pihak yang terlibat dalam pementasan Teater Katak berjudul “Mustika Perkasa”, Kamis (3/12) di Function Hall (FH) Universitas Multimedia Nusantara (UMN).
Apresiasi ditujukan terutama kepada para pemain. Imanuel menanggap pentas pertama anggota baru Teater Katak ini terbilang baik.
“Tiap kali pentas, aku mau kenal sama siapa yang main. Dengan begitu, aku tahu mereka seperti apa. Dan untuk ukuran mereka sebagai anak baru, ini udah oke banget,” katanya usai pementasan Mustika Perkasa.
Persiapan pementasan dilaksanakan sejak pertengahan September hingga pertengahan Oktober, dan dilanjutkan pada bulan November secara penuh.
Selama persiapan pentas produksi ke-41 Teater Katak ini juga menemui hambatan. Salah satu hambatannya adalah tempat latihan. Diakui Imanuel, selalu ada kesulitan setiap kali ingin berlatih di FH. Alhasil, latihan pun harus dilakukan di tempat lain, seperti ruangan kelas atau kantin.
Namun, latihan di tempat lain memiliki suasana yang berbeda, sehingga tetap menimbulkan permasalahan. “Feelnya gak dapat. Suasananya beda. Jadi kalau di kelas merasa sudah oke, ternyata waktu dipentaskan di FH masih keliatan kurang,” jelasnya.
Imanuel merasakan hambatan lain yang ditemukan adalah yaitu permasalahan kedisiplinan para pemain. Banyak pemain yang tidak datang latihan, mau pulang terlebih dahulu, malas-malasan, dan semacamnya. Hal ini masih terus menjadi tantangan bagi Teater Katak.
Di balik hambatannya, saat latihan juga menjadi salah satu momen yang menyenangkan. Adanya kesempatan bagi setiap pemain untuk bisa mengeksplor peran, improvisasi naskah, dan menampilkannya dengan baik menjadi aspek penting bagi Imanuel. “Aku suka dengan pemain yang bisa mengeksplor, jadi gak hanya terpaku pada naskah,” lanjutnya.
Imanuel juga menyampaikan pesannya bagi anak-anak yang baru bergabung ini. Ia berharap seluruh anggota masih mau bekerja bersama Teater Katak. “Setelah pementasan ini, jangan kabur. Jangan hilang-hilangan. Kita di sini, di Teater Katak, masih banyak pentas lainnya. Mari berkembang dan berproses lagi bersama,” tutupnya.
Mustika Perkasa sendiri merupakan produksi ke-41 sekaligus menjadi ajang inagurasi bagi anggota baru Teater Katak. Pentas ini mengisahkan perjalanan para utusan Kerajaan Dunia Bawah untuk mencari obat bagi Ratu Mustika, sang ratu yang tengah sakit. Perjalanan ini membawa para utusan sampai ke Kerajaan Langit, dan memunculkan sejumlah konflik di sana.
Penulis: Clara Rosa Cindy
Editor: Johanes Hutabarat
Foto: Clara Rosa Cindy