SERPONG, ULTIMAGZ.com – Direktur Remotivi Muhammad Heychael mengatakan bahwa saat ini masyarakat masih terbelenggu dilema perihal menyuarakan pendapat. Salah satu penyebabnya, yakni terbatasnya ruang untuk memberikan aspirasi dan ide.
“Kehadiran Undang-Undang ITE dan tindakan kapolri yang seharusnya menjamin kebebasan berekspresi justru memberangus kebebasan itu sendiri,” katanya dalam acara Diskusi Jumat yang berlangsung di kantin gedung C UMN, Jumat (11/12).
Menurutnya, diperlukan upaya khusus agar masyarakat memiliki kebebasan berekspresi. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menciptakan ruang publik. Hal tersebut memperlihatkan bahwa ruang publik menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat.
“Ruang publik sendiri ialah kondisi seseorang di mana ia bisa bebas berpendapat tanpa dibatasi oleh negara dan pasar,” jelasnya.
Penulis: Elisabeth
Editor: Lani Diana
Fotografer: Aditya Bhagas