• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Tuesday, January 27, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Berita Kampus Info Kampus

Nonton Film Senyap, Penonton Tertawa?

Ghina Ghaliyah by Ghina Ghaliyah
December 12, 2014
in Info Kampus
Reading Time: 1 min read
0
SHARES
153
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Film Senyap karya Joshua Oppenheimer telah diputar serentak di seluruh Indonesia pada Rabu, (10/12) bertepatan dengan Hari Hak Asasi Manusia (HAM). Salah satu lokasi pemutaran adalah di Lecturer Hall Universitas Multimedia Nusantara.

Film ini memunculkan berbagai kesan dari para penonton. Di kampus UMN sendiri, pemutaran berlangsung dua sesi yang diikuti dengan diskusi seputar film.

Namun, saat pemutaran berlangsung, terdengar beberapa penonton tertawa di tengah film yang bercerita tentang tragedi kemanusiaan pada 1965 tersebut.

Makbul Mubarak, dosen Sinematografi UMN yang saat itu menuntun jalannya diskusi pun mempertanyakan makna dari tawa para penonton. Baginya, tak ada hal lucu yang harus ditertawakan dalam film ini.

“Jangan-jangan kita hanya bisa tertawa untuk menikmati sesuatu,” ujarnya.

Begitu pula bagi Yosep Anggi, dosen Sinematografi UMN yang saat itu menjawab beberapa pertanyaan dari para penonton. Menurutnya, perihal penonton tertawa dalam film tentang persoalan kemanusiaan ini adalah salah satu bentuk ketidakberdayaan dalam sebuah film.

“Film ini bisa dibilang lucu secara bentuk, tapi di sini isunya besar. Namun, sang sutradara cenderung lebih memilih sisi dramanya sehingga penonton menangkap konteks yang berbeda. Itu problematis,” ujarnya.

Berkaitan dengan konteks, bagi Anggi, sinema selayaknya dapat memapar teks yang baik sekaligus juga menyajikan konteks yang membuat penonton memahami isi film dengan ketergugahan yang mendalam.

“Bacaan atas teks itu tergantung konteksnya, bisa ditarik ke manapun. Masing-masing penonton memiliki konteksnya sendiri,” terang Anggi.

Ia pun berpendapat, generasi sekarang tidak memiliki ikatan emosional dengan peristiwa pada 1965 tersebut.

“Saat ini adalah jaman di mana orang selalu membutuhkan punchline. Seperti di era stand up comedy ini, kita cenderung lupa merenung karena lebih banyak menonton hal-hal yang spektakuler,” ujarnya kembali.

 

[divider] [/divider] [box title=”Info”]

Editor : Ghina Ghaliya

Foto: //filmsenyap.com

[/box]
Tags: Film SenyapFilm Senyap UMNHari HAM
Ghina Ghaliyah

Ghina Ghaliyah

Related Posts

HUNT
Event

Mahasiswa UMN Gelar Treasure Hunt di Kampus lewat HUNT UMN 2025

December 9, 2025
Pemberian selempang dan sertifikat kepada finalis Duta Anti Narkoba di Lecture Theatre, Universitas Multimedia Nusantara pada Kamis (27/11/25). (ULTIMAGZ/Gabri Perboire)
Berita Kampus

Duta Anti Narkoba UMN 2025: Melahirkan Agen Perubahan Kampus

December 1, 2025
Peserta KRS kategori 1 SKS
Event

Kompetisi Rakus Sopan (KRS) Hadirkan Lomba Makan Cepat Di UMN

November 27, 2025
Next Post

Alcatel OneTouch Flash, Alternatif Komplit Redmi Note

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twelve − eight =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021