DEPOK, ULTIMAGZ.com – Inovasi dalam dunia teknologi informasi kini sangat dibutuhkan di sektor industri. Melalui acara Malam Penghargaan COMPFEST X (16/09/18), Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) berbagi cerita tentang bagaimana mengembangkan teknologi untuk ekonomi digital.
Indonesia bukan lagi menapaki era ekonomi kreatif. Melainkan sudah merambah era ekonomi digital, yakni ekonomi dengan teknologi sebagai pendukungnya. Generasi milenial berperan menyukseskan era tersebut.
“Kita sebagai bangsa harus siap dalam menciptakan ekosistem yang mendukung terwujudnya ekonomi digital tadi. Dalam ekosistem ekonomi digital ini bagian terpenting adalah talenta digital,” ujar Direktur Fasilitasi Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi Badan Ekonomi Kreatif Muhammad Neil El Himam dalam sambutannya.
Banyaknya start up yang sukses di tengah masyarakat menunjukkan teknologi dan informasi (TI) sebagai pilar utama penyokong ekonomi digital. Himam juga mengatakan bahwa kemampuan di bidang TI kini dibutuhkan di sektor-sektor lain. Seperti di sektor kesehatan dan pertanian. Hal ini menunjukkan besarnya peluang pekerjaan bagi mahasiswa serta lulusan TI. Meski begitu mahasiswa diharapkan menekuni bidang yang disukai. Sehingga nantinya tidak kalah dengan pekerja asing yang masuk ke Indonesia.
COMPFEST X malam itu juga memberi penghargaan kepada para pemenang lomba berbasis TI. Sejak bulan April lalu, COMPFEST menyelenggarakan beragam kompetisi seperti Chatbot Invasion, Indie Game Ignite, Capture The Flag, Competitive Programming Contest, serta Business-ITCase.

Perlombaan tersebut diikuti oleh siswa SMA dan umum dari berbagai daerah di Indonesia. Selain lomba, perhelatan COMPFEST X turut diramaikan oleh serangkaian seminar, pameran, dan ditutup dengan Main Event CFX. Dalam acara puncak tersebut hadir Raditya Dika dan Agung Hapsah sebagai pembicara pada 29-30 September mendatang.
Penulis: Nabila Ulfa Jayanti
Editor: Hilel Hodawya
Foto: Felisitasya Manukbua