JAKARTA, ULTIMAGZ.com – Komunitas Dsgncooking kembali menggelar seminar dengan tema ‘Secret Recipe Of UI/UX ‘ di AXA Tower, Jakarta Selatan, Sabtu (22/04/17). Acara yang pernah tiga kali diselenggarakan ini menghadirkan dua pembicara, yakni CEO desainer UI/UX Nick Yudha dan desainer UI/UX Bernaz Ermanda.
Sebelumnya, terkait pengertian UI/UX, User Experience (UX) merupakan konsentrasi bagaimana sebuah produk terasa dan memberikan solusi bagi pengguna. Sedangkan User Interface (UI) mengenai tampilan website atau aplikasi yang diciptakan atau disajikan bagi pengguna. Hal tersebut mencakup Layout (tata letak), Visual Design (desain visual) dan Branding.
Untuk seminar kali ini, Dsgncooking membuka dua kelas, yakni kelas basic yang dibawakan oleh Bernaz Ermanda dan kelas advanced yang dibawakan oleh Nick Yudha yang dimoderatori oleh dosen desain grafis Surianto Rustan.
Pada kelas basic, peserta diberikan pengertian dari desainer UI/UX dan bagaimana menjadi seorang desainer UI/UX yang baik.
“UI/UX yang baik harus fast to learn, maksudnya tampilan yang kita buat harus mudah dipahami oleh pengguna tanpa harus membaca buku petunjuk, serta memperhatikan brand promise yang artinya harus membuat aplikasi yang sesuai dengan konsep brand dari produk,” ujar Bernaz.
Selain itu, ia juga berpesan kepada peserta untuk melakukan spesialisasi ke arah UI atau UX agar dapat lebih menguasai dengan baik bidang yang digeluti.
Di samping itu, di kelas advanced, peserta diajarkan cara membuat UI/UX dengan baik. Materi yang dijelaskan adalah mengenai peran desainer UI dan UX , yang merancang tampilan website atau aplikasi agar mudah digunakan pengguna serta merancang solusi dari keluhan pengguna web atau aplikasi. Adapun desainer UI juga membuat tampilan visual yang sudah dirancang oleh desainer UX.
Selain itu, Nick juga memberikan tahap-tahap “memasak” UI/UX. Menurutnya, desainer harus mengingat lima tahap UI/UX, yakni, pertama, membahas mengenai penentuan tujuan dari website atau aplikasi, siapa pengguna yang dituju, serta riset untuk mengetahui apa yang dibutuhkan klien ataupun pengguna. Kedua, scope membahas cakupan konten dan fitur yang dibuat pada sebuah proyek perancangan web atau aplikasi yang dibutuhkan.
Ketiga, structure, yaitu pengurutan dan pengelompokan fitur yang telah didefinisikan pada tahap scope. Keempat, skeleton, perancangan tampilan wireframes (rangka) web atau aplikasi, bagaimana cara user mengakses informasi dan gesture dalam aksi di setiap tampilan, dan lainnya. Terakhir, surface, perancangan tampilan visual web atau aplikasi yang meliputi layout, tipografi, warna, serta identitas visual brand klien.
“Saya pengin kalian setelah keluar dari kelas ini udah enggak ngawang-ngawang lagi, bisa paham apa yang harus kalian lakukan.” Tutur Nick.
Penulis: Debora Darmawan
Editor: Christoforus Ristianto
Fotografer: Debora Darmawan