SERPONG, ULTIMAGZ.com – Lomba Peneliti Belia (LPB) Nasional 2023 baru saja digelar di Lecture Theater Universitas Multimedia Nusantara (UMN) pada Kamis (30/11/23). Acara diikuti 141 kelompok yang berasal dari seluruh Indonesia. Rektor UMN Ninok Leksono juga turut hadir dalam ajang pengembangan talenta peneliti muda, sekaligus sebagai media untuk berdiskusi, belajar, dan berkolaborasi antar-sekolah.
“Mendiang Pak Habibie selalu berpesan kepada saya ‘Ingat ya Ninok bahwa di masa yang akan datang politik tidak akan dikuasai lagi oleh para politisi, tetapi oleh ilmuwan, teknologi, dan mereka yang berlaku aktif dalam kegiatan inovasi’,” ungkap Ninok dalam kata sambutannya yang menyisipkan pesan mantan presiden ke-3 Indonesia.
Baca juga: Serah Tahunan UKM UMN 2023 Sukses Gelar Acara Apresiasi
Ninok mengungkapkan bahwa ia menyambut semua hasil penelitian dengan antusias dan berharap hal tersebut dapat dimanfaatkan untuk solusi permasalahan Indonesia.
Ketua Panitia LPB Monika Raharti, Ph.D dari Center for Young Scientist (CYS) mengungkapkan walaupun LPB termasuk lomba, LPB sebenarnya adalah konferensi untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman.
“Kita di sini akan belajar bersama, akan berbagi ilmu pengetahuan, karena ini adalah sebuah konferensi walaupun namanya lomba,” ungkap Monika kepada ULTIMAGZ.

Karya penelitian dibagi ke dalam sepuluh kategori. Mulai dari bidang komputer sains, ekonomi, lingkungan, geografi, sejarah, ilmu hayati, matematika, fisika, psikologi, hingga sosiologi.
Para finalis memaparkan topiknya bukan hanya di depan juri, tetapi juga siswa lain bersama guru pembimbingnya. Para siswa dibagi ke dalam sepuluh ruangan sesuai dengan kategori yang dipilih saat LPB Provinsi. Setelah selesai, peserta menjawab pertanyaan yang diajukun oleh juri. Acara pun ditutup dengan pembacaan pemenang setiap kategori.
Para Pemenang dari Masing-Masing Bidang
Komputer Sains dimenangkan oleh Delfino Jeconiah Djaja dan Fhilip Yanus dari SMA Bangun Insan Mandiri, disusul oleh Naurelle Tabina Hanief dan Satya Rizky Pradipta dari SMAN 3 Semarang tentang, lalu juara ketiga oleh Fransiska Nindita Iswari dan Wilson Kenneth Jonathan dari SMA Santa Angela Bandung.
Bidang Ekonomi dijuarai oleh Dominique Samantha Suniadji dan Gabriel James Saganski dari SMA Bina Nusantara Bekasi, disusul oleh Ursula Arlene Sarsono dan Sherryn Marvella Fan dari SMA Bintang Mulia, lalu Stanley Cahyono dan Rubby Anastasya Sanjaya dari SMA Cita Hati Christian School East Campus.
Ada pula Bidang Lingkungan diraih oleh Ruth Joelin Dharmadi dan Jacqueline Liyanto Lie dari SMA Santa Laurensia Alam Sutera di posisi pertama, lalu disusul oleh Ifan Ardiansah dan Luthfiannisa Naylaa Dian Salsabila dari SMA Unggulan CT ARSA Foundation Sukoharjo, dan ketiga yaitu Valentino Bobby Chen dan Jason Conrad Tanely dari SMA Narada.
Bidang Geografi sukses diraih Moch Argan Ibrahim Movic dan Prima Racga Sisilahi Akbar dari SMPN 41 Surabaya, juara 2 oleh julius Iskandar dan Samantha Odelia Saputera dari Narada International School, dan ketiga yaitu Anselia Trisha S. dan Jessica Handojo dari SMA Kristen Petra 1.
Selanjutnya yaitu Bidang Sejarah dicapai oleh Izzauma Rona Marasalam dan Aurelia Danurdara Eichensi Putri dari SMAN 1 Magelang, disusul Nur Zahrotun Jannah dan Adiba Zannuba Khafshoh dari MAN 1 Kudus tentang, lalu Elnathan Hamonangan Parasian Manalu dari SMA Negeri 16 Surabaya.
Bidang Ilmu Hayati dimenangkan oleh Inez Shafa Damhudi dari SMAN 1 Palembang, disusul kedua oleh Renault Tjandera dan Austin Thanur dari SMP Santa Laurensia, dan ketiga yaitu Ayesha Ramadani Nugroho dari SMA Negeri 5 Yogyakarta.
Berlanjut ke Bidang Matematika, berhasil dijuarai oleh Collin Mykelti Wilson dari SMA Santa Angela Bandung, disusul Mohammad Fikri Al Dzaki Arifbillah dan Ahmad Yusril Huda dari MAN 1 Jembrana, dan juara tiga yaitu oleh I Gede Arya Nata dan Johannes Baptista Bintang Parulian Indratmoko dari SMA Kolese Loyola.
Ada pula Bidang Fisika dijuarai oleh Katharine Lauren Tie dan Vanessa Natalie Karlina dari SMA Santo Aloysius 2 Bandung, disusul Grace Lionny Santoso dan Joya Samatha Tan dari SMA Budi Utama, lalu Rivera Josephine Wijaya dari SMA Stella Duce 1 Yogyakarta.
LPB juga menghadirkan Bidang Psikologi yang dijuarai oleh Christiana Alexis Gani dan Neena Visakha Guntoro dari SMP Cita Hati Christian School, juara kedua oleh Joanna Natasha Marjono dari SMA Sekolah Pelita Harapan Sentul City, dan disusul Starleen Julivyanti dan Alan De Mello Wahyudi dari SMAK 1 BPK PENABUR Bandung.
Terakhir yaitu Bidang Sosiologi berhasil dimenangkan oleh Salvea Flaminia Wijaya dan Trecilia Evengelin Joe dari SMA Santa Laurensia Suvarna Sutera, disusul oleh Auliya Puteri Magdalena Iskandar dan Maria Ratna Citrya Devika Komala dari SMA Santo Aloysius 1, Bandung, dan juara ketiga yaitu Nurhafiyya AlMukminah dan Andini Diah Pitaloka dari SMAN 1, Palembang.
Baca juga: SAA 2023: Penghargaan Himpunan Mahasiswa sebagai Apresiasi Kinerja
Para pemenang nantinya akan mendapatkan pembinaan di Bandung dan kembali melewati tahap seleksi. Jika lolos pada tahap seleksi, maka akan berlanjut ke tahap internasional pada 2024. Melansir dari cys.or.id, tiga kompetisi internasional yang dapat diikuti yaitu, Asia Pacific Conference of Young Scientists (APCYS), International Conference of Young Scientists (ICYS), dan International Conference of Young Social Scientists (ICYSS).
Adapun LPB diadakan dengan tujuan mendorong murid di tingkat sekolah menengah dan sederajat (SMP/SMA/SMK/MA/MTs) untuk melakukan penelitian. Sebelum LPB tingkat nasional ini, sudah diadakan pula LPB Banten yang berlokasi di UMN pada Selasa (19/09/23) sampai Rabu (30/09/23).
Penulis: Novela Chin
Editor: Josephine Arella
Foto: Lomba Peneliti Belia
Sumber: cys.or.id