• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Wednesday, January 28, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Event

“Sabtu Bersama Bapak”, Novel yang Menyentuh Hati

Christoforus by Christoforus
February 16, 2016
in Event
Reading Time: 2 mins read
“Sabtu Bersama Bapak”, Novel yang Menyentuh Hati

(kiri ke kanan) Acha Septriasa, Arifin Putra, sutradara Monty Tiwa, dan penulis Adhitya Mulya saat diskusi 'Sabtu Bersama Bapak' di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta Pusat, Minggu (14/2).

0
SHARES
380
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, ULTIMAGZ.com – Proses pembuatan novel berjudul Sabtu Bersama Bapak merupakan karya yang paling dekat di hati bagi sang penulis, Adhitya Mulya . Hal itu ia katakan saat diskusi ‘Sabtu Bersama Bapak’ di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta Pusat, Minggu (14/2).

“Novel ini mengesankan karena dibuat saat saya memiliki keluarga dan menjadi seorang bapak. Dulunya kan masih jomblo he-he-he,” kata Adhitya sembari terkekeh.

Baginya, novel yang ditulis selama dua tahun ini memiliki tiga bagian yang paling mengesankan. Bagian tersebut menyuguhkan bagaimana Gunawan sebagai suami dari Itje serta dua anaknya Satya dan Cakra menghadapi kematian.

“Jujur saat saya menulis di tiga bagian tersebut, saya menangis. Gunawan mengatakan kepada kematian bahwa ia tidak takut,” tambahnya.

Ia menyatakan, terdapat beberapa adegan dalam film Sabtu Bersama Bapak yang tidak memvisualkan persis seperti cerita dalam novel. Film tersebut direncanakan akan rilis pada 2016 ini.

“Di dalam film, insyafnya Satya ada di belakang karena untuk menaikkan unsur drama,” tuturnya.

Diangkat menjadi film

Ketika novel baru diterbitkan selama dua hingga tujuh hari, Adhitya lantas bertemu dengan sutradara Monty Tiwa di Cilandak Town Square. Maksud pertemuan tersebut adalah agar Monty bersedia menjadi sutradara film Sabtu Bersama Bapak yang diangkat dari novel tersebut.

“Saya meminta Monty karena percaya denganya dan susah mencari sutradara sepertinya,” ujar bapak dua anak ini.

Novel tersebut, menurut Monty, menarik untuk dijadikan sebuah film lantaran ada pesan yang harus disampaikan. Nantinya, film tersebut lebih menyuguhkan apa yang terjadi di balik kisah Gunawan bersama keluarganya. Monty pun merasa beruntung dapat mengadaptasi film Sabtu Bersama Bapak.

“Penulis seperti Adhit tuh rezeki dan buat saya stres karena berbeda ketika kita dapat suatu materi yang harus diterjemahkan dalam film. Kita akan memperlihatkan ekspresi dan emosi Gunawan,” papar Monty yang juga menjadi sutradara Laskar Pemimpi ini.

Selain itu, Acha Septriasa dan Arifin Putra yang menjadi pemeran dalam film tersebut mengharapkan antusias tinggi dari masyarakat untuk menonton, khususnya remaja dan orangtua.

“Saat gue baca skenarionya, ada sebuah ketulusan dari Adhitya. Film ini bercerita dari hati. Semoga film ini mampu menyentuh penonton,” kata Arifin.

Penulis: Christoforus Ristianto

Editor: Lani Diana

Fotografer: Aditya Bhagas

Tags: "Sabtu Bersama Bapak"2016Monty TiwaNovel yang Menyentuh Hati
Christoforus

Christoforus

Related Posts

HUNT
Event

Mahasiswa UMN Gelar Treasure Hunt di Kampus lewat HUNT UMN 2025

December 9, 2025
Karya dari Satu Collective pada ADGI Design Week 2025.
Event

ADGI Design Week 2025: Lebaran Anak Desain Kembali Tahun Ini

December 6, 2025
Salah seorang pemain ganda putra saat rally dalam pertandingan perebutan tiket ke babak semifinal. (ULTIMAGZ/Peter Jonathan)
Berita Kampus

Padel Pop Buktikan Mahasiswa UMN Mampu Adakan Acara Olahraga Profesional

December 5, 2025
Next Post
Dimulainya Era Golden State Warriors?

Dimulainya Era Golden State Warriors?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × two =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021