• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Friday, February 20, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Event

Suherry Arno Bicara Tentang Fotografi

Harvey Darian by Harvey Darian
October 29, 2017
in Event
Reading Time: 2 mins read
Suherry Arno Bicara Tentang Fotografi

Suherry Arno menceritakan pengalamannya di bidang fotografi ketika ditemui di Gedung A Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat (28/10/2017).

0
SHARES
916
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, ULTIMAGZ.com – Suherry Arno mengadakan pameran tunggal berjudul “Melampaui Fotografi” di Galeri Nasional Indonesia dari 24 Oktober hingga 5 November 2017. Suherry Arno yang dibantu oleh Jim Supangkat dan Arbain Rambey sebagai kuratornya, menampilkan karya-karya fine art fotografi yang apik. 

“fine art fotografi adalah photo-art yang berdasarkan dari imajinasi dan kreativitas fotografernya,” katanya ketika ditemui di Galeri Nasional, Jakarta Pusat, Sabtu (28/10/17).  

Fotografer kelahiran Kota Bogor ini juga mendefinisikan fotografi sebagai kegiatan menggambar dengan cahaya. Namun, proses menggambar dengan cahaya tidak selesai hanya sampai kamera saja, tetapi berlanjut hingga proses pencetakan.

“Kalau mau serius di bidang fotografi, harus serius sampai tahap akhir jadi harus punya goals. Fotografer seni bicara tentang hasil akhir atau pencetakan, jadi harus mulai mencoba mencetak hasil karya kita, karena hasilnya beda dengan komputer,” ujar Suherry Arno.

Hal tersebut dibuktikan oleh Suherry Arno dalam pameran tunggalnya. Setiap foto dicetak dengan menggunakan bahan dan alat yang berbeda-beda. Dia juga menunjukkan secara langsung perbedaan tersebut dengan menggunakan foto yang sama. Menurutnya, dia selalu menggunakan perasaan dan pengalamannya dalam menentukan bagaimana setiap foto semestinya diedit dan dicetak.

Suasana di Galeri Nasional

Selain itu, tidak semua foto diambil dengan kamera analog. Pasalnya, ada beberapa foto diambil menggunakan kamera digital dengan sensor 15 -16 MP dan mengutamakan tahap eksekusinya.

“Standar saya foto harus tetap tajam minimal 30cm dari jarak pandang,” tutur pria yang berguru fotografi di Amerika Serikat ini.

“Saya suka keindahan. Jadi foto yang indah itu kalau menurut pandangan si fotografer bahwa foto itu indah. Misalnya kayak street photography objeknya ada yang seperti orang tuna wisma, saya gak suka. Kalau hunting foto saya juga gak ada target, misalnya satu hari saya harus dapat 10 foto, ya enggak bisa, karena hubungannya sama alam. Nikmati saja, jadi ketika hunting kita gak stres,” tambahnya.

Penulis: Harvey Darian

Editor: Christoforus Ristianto

Fotografer: Harvey Darian

Tags: 2017Arbain rambeyfine art photographyfotograferFotografer IndonesiafotografiGaleri NasionalIndonesiaJim supangkatKamera Analogkamera DigitalPameran fotografiSuherry arno
Harvey Darian

Harvey Darian

Related Posts

Pemenang D&AD New Blood 2025 (wa.campaignbrief.com)
Event

D&AD Pencil: Alat Generasi Muda untuk Menulis Karir di Industri Kreatif

February 13, 2026
HUNT
Event

Mahasiswa UMN Gelar Treasure Hunt di Kampus lewat HUNT UMN 2025

December 9, 2025
Karya dari Satu Collective pada ADGI Design Week 2025.
Event

ADGI Design Week 2025: Lebaran Anak Desain Kembali Tahun Ini

December 6, 2025
Next Post
Hempaskan Real Madrid, Spurs Lolos ke Babak 16 Besar

Hempaskan Real Madrid, Spurs Lolos ke Babak 16 Besar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen − 6 =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021