• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Sunday, August 31, 2025
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Event

Surya Anta: Program Bela Negara Masih Tidak Jelas

Christoforus by Christoforus
October 20, 2015
in Event
Reading Time: 1 min read
Surya Anta: Program Bela Negara Masih Tidak Jelas
0
SHARES
658
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, ULTIMAGZ.com – menjelang diresmikannya pelaksanaan bela negara oleh pemerintah pada 22 Oktober mendatang, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) mengadakan diskusi publik dengan tema “Bela Negara Untuk Apa ?” Minggu, (18/10). Diskusi yang dihadiri Humas Indonesia Tanpa Militerisme, Surya Anta serta Jurnalis dan penulis lepas, Arman Dhani tersebut membahas pro dan kontra rencana pemerintah terkait pelaksaanaan bela negara.

Surya mengatakan, program bela negara masih tidak jelas dan ingin membuat paradigma baru tentang Orde Baru. Hal itu akan memicu konflik dan demo oleh masyarakat dan mahasiswa.

“Masih enggak jelas programnya. Ada yang bilang program ini wajib, tapi ada yang bilang sukarela atau tidak wajib,” ujarnya.

Surya menegaskan, program ini penuh dengan aroma mileteristik.  Akan ada seratus juta orang yang terlibat untuk belajar kedisiplinan bela negara.  Tujuanya untuk meredam adanya konflik sosial, demo, dan sebagainya.

“Ini urgensinya apa. Kita tidak diserang Malaysia, Singapura, bahkan Australia. Kita tidak ada tekanan saat ini,” tambahnya.

Senada dengan Surya, Dhani juga merasa program bela negara tersebut sarat dengan milterisme. Tidak ada ruang untuk masyarakat bertanya tentang program ini.

“Ini bukan kewajiban. Kita sudah bayar pajak kok. Ini program yang menyeramkan, tidak ada ruang ekspresi bagi masyarakat, khususnya anak TK, SD, SMP, SMA, Mahasiswa, dan masyrakat yang di bawah 50 tahun yang akan mendapatkan program ini,” tuturnya.

Program yang akan berjalan bertahap selama 10 tahun tersebut, lanjut Dhani, masyarakat sipil akan tinggal di barak sekitar satu bulan layaknya masyarakat di Korea Utara dan Korea Selatan.

“Program ini baik, menumbuhkan rasa nasionalisme di masyarakat. Tapi, harus dikaji lagi, wajib atau tidak, pemerintah tidak konsisten akan hal tersebut. Pahami dulu apa makna bela negara,” pungkasnya.


This is box title

Penulis : Christoforus Ristianto

Editor : Gregorius Aryodamar P

Fotografer : Cantika Augagelita

Christoforus

Christoforus

Related Posts

Baskara Putra vokalis Hindia saat membawakan lagu “Rumah ke Rumah” dalam konser Pesta Bebas Berselancar 2025 pada Sabtu (19/07/2025). (ULTIMAGZ/Andita Chayara)
Event

Penampilan Hindia Ramaikan Pesta Bebas Berselancar 2025

July 22, 2025
Nyoman Paul tampil perdana di BNI Java Jazz Festival 2025 yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (30/05/25). (ULTIMAGZ/Putri C. Valentina)
Event

Nyoman Paul Debut di Java Jazz Festival 2025 dengan Album LUAP

July 16, 2025
IMDES 2025 menggelar Student Exhibition di area Nusakara, Universitas Multimedia Nusantara, pada Kamis (15/05/25). (ULTIMAGZ/Putri C. Valentina)
Event

IMDES 2025 Angkat Tema Keberlanjutan: Mahasiswa Tunjukkan Gagasan Inovatif

July 16, 2025
Next Post
Inilah Keluh Kesah Mahasiswa dalam Speak Up DKBM

Inilah Keluh Kesah Mahasiswa dalam Speak Up DKBM

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eleven + 10 =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021