SERPONG, ULTIMAGZ.com – Waka Waka Production mementaskan drama musikal “2 AM: The Musical” pada Sabtu (24/08/24) di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki. Musikal ini merupakan karya orisinal mahasiswa London School of Public Relations (LSPR) jurusan Komunikasi Seni Pertunjukan.
Beranggotakan 14 orang, Waka Waka Production telah mempersiapkan drama musikal ini sejak Februari lalu. Drama musikal “2 AM: The Musical” juga melibatkan sukarelawan dan bimbingan para dosen LSPR.
Baca juga: Andrey Andoko Akan Gantikan Ninok Leksono di Kursi Rektor UMN
“Kami memilih ‘2 AM’ sebagai judul untuk menggambarkan Brielle yang selalu duduk di kursi roda, menunggu memasuki dunia mimpi untuk meraih cita-citanya,” jelas Cathleen Rebecca selaku produser dan salah satu pemeran utama.
Drama musikal “2 AM: The Musical” menceritakan tentang seorang gadis bernama Brielle yang memiliki cita-cita menjadi bintang Broadway. Ia merupakan penyandang disabilitas akibat kecelakaan yang juga merebut nyawa kedua orang tuanya. Hal ini membuat Brielle merelakan mimpinya menjadi bintang Broadway. Tidak hanya gagal dengan cita-citanya, trauma yang melekat padanya membuat ia menolak kasih dari orang sekitarnya. Brielle juga menolak sesi terapi karena takut gagal meski sudah berusaha.
Suatu malam, Brielle memimpikan dunia teater fantasi dimana ia dapat berjalan dengan kedua kakinya lagi. Dia langsung mengambil kesempatan untuk menjadi bintang Broadway. Namun, kehidupan sebagai pemain bintang tidaklah semulus seperti ekspektasinya.
Drama musikal ini menggunakan Bahasa Inggris untuk dialog dan 15 lagu orisinal lakon, tetapi juga menyematkan Bahasa Indonesia untuk beberapa adegan komedi. Naskah yang berhasil mengimbangi melodrama dengan komedi ini tentu tidak akan berhasil tanpa kehadiran para aktor. Drama musikal produksi Waka Waka ini Menampilkan empat pemeran utama, enam pemeran pendukung, dan sepuluh ensemble sehingga tiap aktor memberi warna pada setiap adegan.
Baca juga: Garuda Pancasila Berlatar Biru, Peringatan Darurat Demokrasi Indonesia
Cathleen juga ungkap bahwa melalui musikal ini, mereka ingin memberikan harapan bagi para penyandang disabilitas untuk terus berkarya. Selain itu, ia ingin melambungkan nama karya pentas seni Indonesia.
“Harapan kami juga untuk berkontribusi pada pertumbuhan industri seni pertunjukan di Indonesia dan menghasilkan karya yang dapat membanggakan hingga tingkat dunia,” ujarnya dalam siaran pers.
Penulis: Kristy Charissa Lee
Editor: Mianda Florentina
Foto: ULTIMAGZ/Ancilla Maura