• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Friday, March 20, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Hiburan

Apa Itu Velocity dan Mengapa Kini Menjadi Tren

Jocelyn Gabrielle by Jocelyn Gabrielle
March 20, 2026
in Hiburan, Lainnya
Reading Time: 3 mins read
Tren Velocity TikTok (liputan6.com).

Tren Velocity TikTok (liputan6.com).

0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERPONG, ULTIMAGZ – Ultimates pasti sering melihat tren velocity yang hadir di For You Page (FYP) media sosial kalian, atau bahkan membuat video velocity itu  sendiri. Namun, apakah Ultimates tahu mengapa tren tersebut mampu mendominasi berbagai media sosial terutama TikTok?

Dilansir idntimes.com, velocity secara harfiah berarti kecepatan. Di dunia TikTok, istilah ini menunjuk pada teknik edit video yang fokus pada pengaturan kecepatan video, yaitu transisi halus antara efek slow motion dan gerakan cepat dalam satu video.

BACA JUGA: Goodbye Eri: Ketika Duka Menjadi Seni

Tren tersebut dinamakan Velocity karena menggunakan efek editing magic bernama velocity. Biasanya, tren ini menggunakan padu ulang lagu seperti “Malu-Malu”, “Cast Of This Life For The Burning”, hingga  “Jauh Ko Pergi”.

Dilansir liputan6.com, pemilihan musik dengan tempo yang tepat sangat penting untuk mendukung transisi visual antara gerakan cepat dan lama pada video velocity. Lagu yang selaras dapat membuat video lebih bagus dan efektif dalam menyampaikan suasana hati atau pesan yang ingin disampaikan.

Para pengguna biasanya memilih lagu yang sedang viral untuk meningkatkan peluang video mereka masuk ke laman FYP. Campuran antara efek visual dan lagu yang tepat dapat menciptakan konten kreatif yang menarik dan tidak membosankan bagi penonton.

Untuk membuat efek ini, pengguna TikTok dapat merekam di TikTok atau memilih video dari galeri, lalu dibagi menjadi beberapa potongan klip yang diinginkan. Setelah itu, gunakan fitur “Magic” pada klip tertentu agar kecepatan video berubah secara otomatis dan menghasilkan transisi velocity.

Dilansir netralnews.com, salah satu alasan utama tren ini sangat populer adalah gerakannya yang sederhana, tetapi tetap membuat ketagihan. Orang-orang tidak perlu menjadi penari profesional untuk mengikutinya karena cukup menggerakkan jari sesuai ketukan musik dan memotong clip agar tidak terlihat patah-patah.

Bukan hanya sebagai hiburan, Velocity Dance juga dapat mengasah kreativitas orang dalam membuat gerakan baru. Selain itu, banyak juga yang dapat memanfaatkan momentum ini untuk jadi konten kreator seperti @yuukiituru.

BACA JUGA: HELP(02) War Child Records: Ketika Musik Lebih Keras dari Perang

Namun, dibalik keseruannya, tren ini juga memiliki dampak negatif seperti risiko kecanduan media sosial akibat durasi scrolling yang tidak terkendali hingga mengganggu produktivitas dan waktu istirahat. Fenomena ini seringkali diperparah oleh tekanan Fear of Missing Out (FOMO) yang membuat orang merasa wajib mengikuti tren.

Seberapa sering sebenarnya Ultimates ikut meramaikan tren velocity ini di media sosial? Jika pernah, lagu remix mana yang paling sering dijadikan latar musik untuk editan velocity andalanmu?

 

Penulis: Jocelyn Gabrielle

Editor: Kezia Laurencia

Foto: luputan6.com

Sumber: idntimes.com, liputan6.com, netralnews.com

Tags: FOMOjedag jedugjjkontenkonten kreatortiktoktrenvelocityvideoviral
Jocelyn Gabrielle

Jocelyn Gabrielle

Related Posts

Akira Kurosawa selama proses pembuatan Kagemusha (1980) (britannica.com)
Film

Akira Kurosawa: Sutradara yang Mengubah Wajah Sinema Dunia

March 19, 2026
Buku Cantik Itu Luka. (Sediksi.com)
Hiburan

Cantik Itu Luka : Tamparan Keras Dibalut Ketikan Vulgar Eka Kurniawan

March 19, 2026
Potret Punch sedang memeluk boneka orangutan dari IKEA
Lainnya

#HangInTherePunch: Tagar Untuk Punch, Monyet Gemas Yang Telah Mencuri Hati Dunia

March 18, 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 − nine =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021