SERPONG, ULTIMAGZ.com — Setelah diadakan pada 28 Februari 2026, Festival Film Jelek kini hadir lagi untuk kedua kalinya. Festival ini pertama kali digelar di Jakarta Timur, tepatnya di Analooks Store. Tanpa menunggu lama, Festival Film Jelek telah menggelar volumenya yang kedua pada 18 Maret 2026 lalu.
Banyak orang mungkin bertanya-tanya mengapa sebuah festival film yang biasanya menjadi ajang para pembuat film (filmmakers) diluar sana adu keahlian, diberi nama Festival Film Jelek. Ternyata, alasannya bukan sekedar humor dan lelucon.
Baca juga : Gebrakan Lagi! Sinema Indonesia Hadirkan Para Perasuk Ke Festival Film Sundance
Di laman Instagram @analooks.id, mereka menjelaskan sendiri bahwa Festival Film Jelek menerima semua bentuk film yang belum sempurna. Mengutip unggahan @analooks.id, “Kami percaya bahwa tidak semua karya harus sempurna untuk layak ditonton.” Bagi mereka, semua film karya filmmakers layak diapresiasi dan diberikan perhatian.
Baca juga : Tom Holland Kembali Berayun, Trailer Spider-Man: Brand New Day Raih 718 Juta Views dalam Sehari
Festival ini berhasil mengubah arti kata jelek menjadi suatu hal yang dapat diapresiasi. Mereka memandang film amatir bukan sebagai karya yang tidak layak atau bahkan hina, melainkan sebagai sebuah karya yang belum sempurna tetapi dapat terus bertumbuh dan membaik.
Festival Film Jelek hadir sebagai media bagi mereka yang belum memiliki banyak pengalaman untuk dapat belajar dan mendapat apresiasi. Ditengah banyaknya tren film yang mengedepankan estetika yang memanjakan mata dan komposisi sempurna, Festival Film Jelek menjadi tempat para filmmakers muda untuk bisa berkarya tanpa takut dihakimi. Festival Film Jelek bahkan mendorong film sejelek apapun untuk bisa dipertunjukan pada mereka.
Penulis : Jasmine Kurnia Wijaya
Editor : Celine Valleri
Foto : instagram.com
Sumber : instagram.com, video.kompas.com




