• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Saturday, February 7, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Hiburan Film

12 Angry Men: Ketika Satu Suara Mengubah Segalanya

Reza Farwan by Reza Farwan
February 3, 2026
in Film
Reading Time: 2 mins read
12 Angry Men: Ketika Satu Suara Mengubah Segalanya

Cuplikan film 12 Angry Men. (imdb.com)

0
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERPONG, ULTIMAGZ.com – 12 Angry Men (1957) karya Sidney Lumet adalah salah satu film klasik paling berpengaruh dalam sejarah sinema. Meski berlatar hanya di satu ruangan dan terdiri dari dialog panjang, film ini justru berhasil menciptakan ketegangan psikologis yang sangat kuat. Film ini bukan sekadar drama pengadilan, tetapi studi mendalam tentang karakter, moralitas, dan kekuatan berpikir kritis.

Kisah dimulai dengan dua belas anggota juri penentu nasib seorang remaja yang dituduh membunuh ayahnya. Jika bersalah, ia akan dihadapi dengan hukuman mati. 

Baca juga: Zootopia 2 Hadirkan Kembali Duo Detektif Judy Hopps dan Nick Wilde

Semua bukti dan saksi menuju pada remaja tersebut yang membuatnya terlihat bersalah. Hampir semua juri langsung yakin bahwa remaja tersebut bersalah, kecuali satu juri, yaitu Juror 8 (Henry Fonda).

Satu suara not guilty atau tidak bersalah inilah yang membuat konflik para juri kian memanas. Juror 8 melihat sesuatu yang tidak dilihat para juri lain. 

Apakah remaja itu benar-benar bersalah atau para juri mengambil keputusan bersalah karena tidak peduli dan terburu-buru? Juror 8 tidak mencoba membuktikan siapa pelaku sebenarnya, melainkan melakukan hal yang sederhana tetapi penting, yaitu meminta semua orang untuk meragukan bukti dan para saksi. 

Pertanyaan ini memaksa para juri untuk berpikir ulang. Dari percakapan ke percakapan, bukti yang tadinya terlihat kuat perlahan rapuh. 

Satu per satu, para juri baik dengan kemarahan, keterpaksaan, atau tersentuh logika mulai bergeser. Namun, tidak semua juri bergeser keyakinan karena ada yang tetap bersikukuh dengan bukti dan masalah personalnya.

Baca juga: Rencana Tayang Tahun Depan, Laut Bercerita Resmi Dijadikan Film Panjang

Dengan latar satu ruangan pengap, penonton disuguhi dinamika para juri yang intens. Film ini memperlihatkan bagaimana prasangka rasial menjadi faktor kuat untuk mengambil keputusan, dominasi ego dalam menilai seseorang, dan kecenderungan mengikuti pendapat mayoritas tanpa melihat persepsi yang berbeda. Film ini bukan hanya tentang kasus pembunuhan, tetapi juga sebuah refleksi bagaimana demokrasi bekerja dengan mementingkan suara yang paling banyak untuk dipilih walaupun belum tentu benar.

12 Angry Men mendapatkan rating 9 dari 10 dari imdb.com dan 100 persen di rottentomatoes.com. Melansir collider.com, film 12 Angry Men merupakan salah satu dari 10 film drama terbaik dalam 100 tahun terakhir. Hal tersebut membuktikan bahwa kekuatan cerita, dialog, dan pendalaman karakter menjadikan film ini abadi di hati para penontonnya.

 

 

Penulis: Reza Farwan

Editor: Jessica Kannitha

Foto: imdb.com 

Sumber: imbd.com, rottentomatoes.com, collider.com 

Tags: 12 angry menCinemafilmhiburan
Reza Farwan

Reza Farwan

Related Posts

Momen kebersamaan saat menikmati tontonan bersama di tengah dekorasi hangat khas Natal. (crosswalk.com)
Film

Hangatkan Akhir Tahun, Ini 3 Film Natal untuk Temani Liburan

December 24, 2025
Poster Zootopia 2
Film

Zootopia 2 Hadirkan Kembali Duo Detektif Judy Hopps dan Nick Wilde

December 17, 2025
Salah satu potongan adegan film panjang Laut Bercerita. (instagram.com/@lautbercerita)
Film

Rencana Tayang Tahun Depan, Laut Bercerita Resmi Dijadikan Film Panjang

December 4, 2025
Next Post
Ilustrasi kidult, orang dewasa yang gemar bermain. (pexels/Antoni Shkraba Studio)

Fenomena Kidult, Orang Dewasa yang Suka Mengoleksi Mainan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen + five =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021