SERPONG, ULTIMAGZ.com – Di tengah kondisi dunia yang sedang ramai dengan peperangan antarnegara dan sekutu, War Child Records merilis album dengan judul HELP(02). Melalui Instagram @warchildrecords, album HELP(02) telah dijadwalkan rilis pada Jumat (06/02/26).
War Child merupakan organisasi yang memiliki misi untuk menyelamatkan dan melindungi anak-anak di seluruh dunia dari efek samping peperangan. Organisasi ini didirikan pada 1993 oleh pembuat film David Wilson dan Bill Leeson bersama pengusaha Willemijn Verloop, yang merasa takut akan dampak masif kekejaman perang bagi kehidupan anak-anak.
Album ini melibatkan belasan musisi terkenal, seperti Arctic Monkeys, Damon Albarn, Black Country, Beabadoobee, Fontaines D.C., dan beberapa musisi lainnya. Diproduseri oleh James Ford, War Child ingin menyatukan talenta musisi-musisi, mulai dari menyanyi hingga memainkan alat musik sebagai bentuk perlawanan terhadap kekerasan dan dampak buruk perang bagi anak-anak.
Baca juga: Don’t Be Dumb: Judul Album atau Saran untuk Kita yang Setia Menunggu?
Suasana kolaboratif dan eksperimental menjadi salah satu ciri khas dari album ini. Hal ini dapat terlihat dari kolaborasi antar musisi yang sangat langka dan tidak terduga. Mereka dihadirkan demi keselamatan dan masa depan anak-anak di seluruh dunia. Beberapa kolaborasi unik dalam album ini antara lain Damon Albarn dengan Johnny Marr yang memainkan gitar dan Olivia Rodrigo dengan Graham Coxon yang mengisi bagian gitar dalam interpretasi ulang salah satu lagu milik Olivia.

Mengutip gigsplay.com, Jonathan Glazer, seorang sutradara pemenang Academy Award berperan sebagai direktur kreatif dalam album HELP(02). Ia mengusung konsep “oleh anak-anak, untuk anak-anak”.
Dalam konsep ini, tim kreatif dan sosial media dari War Child Records memberikan kamera kecil kepada anak-anak yang digunakan untuk merekam keseharian melalui sudut pandang pribadi mereka. Tidak hanya itu, anak-anak juga diundang ke studio untuk mendokumentasikan bahkan hadir sebagai suara latar dalam beberapa lagu pada album tersebut.
Baca juga: Bohlale Mphalele, Tokoh di Balik Penjagaan Digital Keamanan Perempuan
Album HELP(02) seakan membuktikan bahwa musik dapat digunakan sebagai alat untuk melawan kekerasan dan membentuk dunia yang lebih baik. Sebelumnya, pada 1995, album perdana War Child Records dirilis dengan judul The Help Album., Album ini menjadi awal dari gerakan kemanusiaan dan berhasil mengumpulkan lebih dari 1,2 juta euro atau sekitar 2,4 miliar rupiah dari hasil penjualannya.
Perilisan album ini dapat menjadi penenang dan obat bagi korban peperangan, terutama di tengah panasnya konflik antarnegara, seperti Palestina dengan Israel dan Amerika Serikat dengan Iran. Meskipun Indonesia tidak mengalami peperangan secara langsung, masyarakat dapat menunjukkan empati terhadap warga sipil, terutama anak-anak yang merasakan dampak masif dari peperangan.
Melalui platform Spotify, beberapa lagu dari album HELP(02) oleh War Child Records sudah bisa didengarkan. Ultimates dapat turut mendukung anak-anak yang terdampak perang dengan mendengarkan album ini, membeli album fisik, dan merchandise resmi lainnya.
Penulis: Muhammad Khairan Ananta Nugroho
Editor: Jocellyn Lee Kurnianto
Foto: warchild.org.uk/help2
Sumber: gigsplay.com, Spotify/@warchildrecords, Instagram/@warchildrecords






wah menarik baget artikelnya kak ini sangant informatif banget