SERPONG, ULTIMAGZ.com – Politik yang jahat sering kali merugikan masyarakat tak bersalah hanya demi meraih kekuasaan. “Snowdrop” adalah salah satu drama Korea dengan tema tersebut karena mengangkat latar belakang cerita tahun 1987 di tengah pemilihan presiden Korea Selatan.
Perebutan kekuasaan menjadi kunci penting dalam drama “Snowdrop” ketika Korea Selatan dan Korea Utara membuat perjanjian tentang skema pemilihan umum (pemilu). Pihak Korea Selatan berfokus pada Anti Communist Investigation Team (ANSP) dan Partai Aemin, partai unggulan dalam pemilu kala itu. Direktur ASNP, Eun Chang-Su (Heo Joon-Ho) dan sekretaris jenderal Partai Aemin, Nam Tae-Il (Park Sung-Woong) menjalin kerjasama dengan pemerintah Korea Utara untuk menjatuhkan partai oposisi.
Namun dalam pelaksanaannya, lahirlah berbagai masalah sehingga rencana tidak dapat berjalan dengan mulus dan justru memicu pengkhianatan. Kerja sama ini bahkan mengorbankan puluhan mahasiswi tak bersalah akibat penyanderaan di asrama wanita Universitas Hosu oleh mata-mata yang dikirim Korea Utara.
Penyanderaan tersebut menjadi kejadian utama sepanjang drama “Snowdrop”. Strategi jahat ANSP demi membantu Partai Aemin memenangkan pemilu akan terbongkar dan membuat penonton naik pitam. Identitas serta rahasia yang disembunyikan para tokoh dalam cerita juga turut terbuka sepanjang penyanderaan.
Para sandera dan agen Korea Utara harus bertahan hidup dengan melawan jahatnya politik kedua negara yang lebih mementingkan skema pemilu serta kekuasaan. Nyawa mereka seakan tak ada artinya bagi para petinggi dan hanya digunakan sebagai tipuan untuk mencari simpati publik.
Selain diwarnai permainan licik oleh para petinggi negara, “Snowdrop” juga menyuguhkan perjuangan kisah cinta antara kedua tokoh utamanya, Lim Soo-Ho (Jung Hae-In), seorang mata- mata Korea Utara dan Eun Young-Ro (Ji-Soo), seorang mahasiswi di Universitas Wanita Hosu.
Keduanya bertemu pertama kali saat kencan buta dimana Young-Ro jatuh cinta pada pandangan pertama. Young-Ro awalnya tidak mengetahui identitas Soo-Ho sebagai seorang mata- mata Korea Utara dan sempat membantu Soo-Ho bersembunyi dari ANSP di asrama wanita Universitas Hosu.
Sepanjang 16 episode, penonton akan diperlihatkan perjuangan cinta yang menyentuh hati antara Soo-Ho dan Young-Ro di tengah situasi genting. Banyaknya tanggung jawab dan beban yang mereka pikul menjadi halangan bagi keduanya bersatu.

Performa akting dari deretan aktor dan aktris populer mulai dari Jung Hae-In, Ji-Soo BLACKPINK hingga Yoo In-Na juga berhasil menghipnotis para penonton dengan karisma dan penjiwaan yang menakjubkan. Mengambil latar tahun 80-an, “Snowdrop” juga memanjakan mata penonton dengan pemandangan, sinematografi, dan fesyen yang indah.
“Snowdrop” menjadi salah satu drama paling dinanti- nanti karena merupakan drama reuni antara penulis Yoo Hyun-Mi dan sutradara Jo Hyun-Tak dari drama korea terkenal, “Sky Castle” (2018).
Drama yang telah tamat pada Minggu (30/01/22) lalu ini dapat menjadi pilihan cocok bagi Ultimates yang menyukai cerita misteri dengan konflik politik. Diselingi kisah romantis, persahabatan, dan komedi, “Snowdrop” menjadi tontonan menarik untuk Ultimates mengisi waktu luang.
Penulis: Cheryl Natalia
Editor: Nadia Indrawinata
Sumber: asianwiki.com, kdramadiary.com, reviewnesia.com, korea.fas.harvard.edu
Foto: menafn.com, stephenkoschal.com, koreajoongangdaily.joins.com, JTBC
Infografik: Cheryl Natalia