• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Saturday, February 7, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Hiburan

Kenali Bekel dan Kawan-Kawannya: Mainan Masa Kecil yang Mendunia

Belva Putri Paramitha by Belva Putri Paramitha
February 3, 2026
in Hiburan, Iptek
Reading Time: 3 mins read
Bekel

Permainan bekel asal Korea bernama gonggi. (tgrcampaign.com)

0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Serpong, ULTIMAGZ.COM– Apakah Ultimates pernah bermain bekel saat kecil? Permainan ini merupakan salah satu permainan klasik bagi banyak anak yang tetap digemari hingga dewasa. Bekel memang dikenal sebagai permainan tradisional Indonesia, tetapi tahukah Ultimates bahwa permainan ini memiliki banyak variasi di berbagai belahan dunia?

Di Indonesia, bekel merupakan permainan tradisional yang dimainkan dengan sebuah bola karet dan sejumlah biji bekel, biasanya berjumlah lima. Biji bekel dapat terbuat dari logam ataupun plastik. Bekel dimainkan dengan cara melempar bola ke udara dan mengambil beberapa biji bekel dari lantai saat bola memantul dan sebelum bola jatuh kembali. Ada beberapa babak, mulai dari mengambil satu biji, dua biji, dan terus bertambah hingga berhasil mengambil seluruh biji sekaligus. Melansir gramedia.com, kata ‘bekel’ sendiri berasal dari bahasa Belanda “Bikkelen” yang berarti membanting tulang.

Baca juga: Perlahan Hilang, Kenali Beberapa Permainan Tradisional Indonesia

Pada Amerika Serikat (AS) dan Inggris, permainan ini dikenal dengan nama Jacks atau Knucklebones. Melansir britannica.com, nama ini berasal dari tulang buku jari (knucklebones) domba yang digunakan sebagai biji permainan. Sekarang, biji tersebut telah digantikan oleh potongan logam atau plastik berbentuk serupa, bersamaan dengan bola karet. Aturan main di AS dan Inggris ini menjadi yang  paling mirip dengan cara bermain bekel di Indonesia. 

Beranjak ke Korea, terdapat permainan tradisional serupa disebut Gonggi. Melansir tgrcampaign.com, permainan ini dimainkan dengan lima atau lebih kerikil kecil atau biji plastik berwarna yang disebut gonggitdol. Gonggi mempunyai lima level dengan tingkat kesusahan yang berbeda. Empat level pertama menambah jumlah kerikil yang harus dikumpulkan pada setiap lemparan, sementara level terakhir mengharuskan pemain menangkap kerikil di punggung tangan. Kepopuleran Gonggi meningkat setelah muncul dalam serial Netflix Squid Game.

Di India, permainan ini dikenal sebagai anju kal atau pansguti, dan dimainkan menggunakan lima hingga tujuh batu. Permainan ini melibatkan dua pemain atau lebih secara bergiliran dan terdiri dari lima ronde. Aturan mainnya sangat mirip dengan versi Korea.

Baca juga: Sejarah Trick or Treat: Permainan Menarik yang Identik dengan Halloween

Sementara itu, di Jepang permainan serupa disebut otedama dan dimainkan menggunakan kantong kain kecil berisi kacang atau biji yang disebut ojami. Melansir wa-mare.com, otedama berasal dari Tiongkok pada periode Nara dan dimainkan dengan dua cara. Cara pertama adalah yagedama, yang menyerupai juggling. Kedua adalah yosedama, yang mirip dengan permainan knucklebones modern.

Berikut beberapa versi bekel dari berbagai penjuru dunia. Kira-kira Ultimates paling tertarik dengan versi yang mana?

 

Penulis: Belva Putri Paramitha

Editor: Kezia Laurencia

Foto: tgrcampaign.com

Sumber:  gramedia.com, britannica.com, tgrcampaign.com, wa-mare.com 

Tags: anakAnak - anakbekelcinaIndiajepangmainanpermainan tradisional
Belva Putri Paramitha

Belva Putri Paramitha

Related Posts

Ilustrasi bubuk kunyit. (Freepik/Jigsawstocker)
Iptek

Kunyit: Bumbu Dapur yang Menyimpan Banyak Rahasia Kesehatan

February 4, 2026
Teh
Iptek

Hojicha vs Matcha: Dua Teh Hijau dari Negeri Sakura, Apa Perbedaannya?

February 4, 2026
Ilustrasi fenomena earworm. (freepik.com)
Iptek

Fenomena Earworm yang Bikin Lagu Nempel di Kepala Sepanjang Hari

February 4, 2026
Next Post
Ilustrasi fenomena earworm. (freepik.com)

Fenomena Earworm yang Bikin Lagu Nempel di Kepala Sepanjang Hari

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × 4 =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021