• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Monday, March 23, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Iptek

Surga Kuliner: Mengapa Blok M Tak Pernah Sepi

Jocelyn Gabrielle by Jocelyn Gabrielle
March 23, 2026
in Iptek, Jalan-jalan, Lifestyle
Reading Time: 3 mins read
Blok M Square di Blok M. (garuda.tv)

Blok M Square di Blok M. (garuda.tv)

0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Apakah Ultimates pernah mendengar atau berkunjung ke Blok M? Tau gak sih, Blok M yang sekarang mencuri perhatian warga Jakarta dengan banyaknya kuliner dulu sempat dijuluki “mati suri”?

Melansir jurnalpost.com, awalnya Blok M dirancang Belanda sebagai kawasan hunian elit untuk mengurangi kepadatan di Gambir. Sejalannya waktu, wilayah ini menjadi pusat perdagangan dan hiburan ikonik Jakarta Selatan, terutama pada era 1980-an dengan kehadiran mal serta terminal. Walaupun sempat meredup pada 2011 hingga 2019 karena banyaknya toko yang tutup, Blok M kini kembali hidup berkat integrasi Mass Rapid Transit (MRT) dan pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD).

BACA JUGA: Pasar Subuh Senen: Menyusuri Jejak Jajanan Tradisional

Selain faktor mobilitas, keberadaan Taman Martha Tiahahu dengan fasilitas perpustakaan gratisnya menjadi magnet rekreasi keluarga yang terjangkau bagi masyarakat Jabodetabek (Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi). Taman ini berhasil mengisi kekosongan ruang publik berkualitas, sekaligus mentransformasi citra Blok M dari sekadar pusat perdagangan ke destinasi wisata kota yang inklusif.

Melansir garuda.tv, terdapat 6 alasan mengapa Blok M selalu ramai, khususnya di kalangan Gen Z.

Blok M Sudah Ramai dari Dulu

Pada mulanya, Blok M sudah mulai naik daun sejak tahun 60-an karena pembangunan jalan untuk Asian Games 1962. Bahkan di tahun 80 sampai 90-an, tempat ini sudah ramai dikunjungi sebagai tempat berkumpul.

Surga Pusat Perbelanjaan

Dari mal modern seperti Blok M Plaza, hingga toko unik seperti toko buku bekas dan kaset pita jadul dapat mudah ditemukan di Blok M Square. Bahkan kawasan ini juga dikenal sebagai pusat barang antik (vintage) seperti koleksi musik antik.

Mudah Dijangkau dengan Transportasi Umum

Alasan utama Blok M jarang sepi adalah karena lokasinya yang strategis. Banyak transportasi umum seperti MRT dan TransJakarta juga membuat pengunjung dengan mudah langsung turun tepat di depan kawasan Blok M.

Surga Kuliner

Dari kafe estetik untuk berfoto-foto, toko roti yang sedang naik daun, sampai kuliner Jepang asli dapat ditemukan di Blok M. Namun, hal yang paling digemari pengunjung adalah makan Gulai Tikungan atau Gultik bersama teman-teman di pinggir jalan.

Atmosfer Jepang di “Little Tokyo”

Di Jalan Melawai, Ultimates dapat merasakan suasana seperti berada di Jepang. Banyak restoran hingga kedai yang didekorasi ala Jepang di Blok M, menjadikannya magnet para kreator konten. 

Ruang Kreatif dan Area Hijau yang Instagramable

M Bloc Space menjadi salah satu ruang kreatif di kawasan ini yang sering mengadakan konser atau pameran seni. Selain itu, ada juga Taman Literasi yang memiliki perpustakaan gratis dan Taman Langsat, area terbuka bagi yang ingin mencari udara segar di tengah kota.

BACA JUGA: Intip Beragam Tempat Bersejarah yang Jarang Diketahui di Jakarta

Melansir kompasiana.com, fenomena bangkitnya Blok M menjadi bukti keberhasilan penataan ulang kota yang membuat tempat lama menjadi lebih modern dan fungsional. Perubahan ini sangat penting bagi kota besar seperti Jakarta agar warganya memiliki ruang yang seimbang antara mobilitas, budaya, dan ruang sosial. Walaupun semakin ramai, kawasan ini masih menghadapi tantangan seperti kemacetan dan kenaikan harga sewa ruko yang berisiko menggeser warga atau pedagang lama. 

Setelah mengetahui sejarah panjangnya, apakah Ultimates pernah mengunjungi kawasan Blok M? Kalau sudah, tempat apa saja yang didatangi Ultimates? Apakah ada kuliner atau tempat yang menurut Ultimates wajib dikunjungi?

 

 

Penulis: Jocelyn Gabrielle

Editor: Celine Valleri

Foto: garuda.tv

Sumber: jurnalpost.com, garuda.tv, kompasiana.com

Tags: blok mBlok M PlazaDestinasi WisatagultikjajankulinerMRTpusat jajanramaiTJtransjakarta
Jocelyn Gabrielle

Jocelyn Gabrielle

Related Posts

petani gurem
Iptek

Petani Gurem: Pahlawan Pangan di Lahan Sempit

March 23, 2026
Perempuan mesir dahulu menggunakan kapas yang dilapisi dengan kertas papirus. (thewomensorganisation.org.uk)
Iptek

Apa yang Perempuan Pakai Sebelum Ada Pembalut? Yuk, Intip Sejarahnya!

March 21, 2026
Poster Danur 4: Senjakala. (harapanrakyat.com)
Film

Segala Hal Yang Perlu Diketahui Sebelum Danur 4: Senjakala

March 21, 2026
Next Post
petani gurem

Petani Gurem: Pahlawan Pangan di Lahan Sempit

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

12 + 3 =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021