• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Sunday, January 25, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Jalan-jalan

Melancong ke Floating Market Lembang, Yuk!

sintiaastarina by sintiaastarina
September 17, 2014
in Jalan-jalan
Reading Time: 2 mins read
0
SHARES
122
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG – ULTIMAGZ.com – Sebuah papan penanda berdiri di ujung gang, mengantar belasan mobil berplat nomor B memasuki gang yang menyatu dengan sebuah lapangan parkir. Di depan lapangan parkir, beberapa petugas berseragam mengulurkan tiket bagi pengendara. Tidak ada biaya tambahan bagi masing-masing penumpang. Setiap mobil yang masuk sama-sama dikenakan tarif Rp10.000,00.  Harga yang cukup murah, mengingat tarif tersebut sudah mencakup welcome drink berupa secangkir Nescafè panas.

“Selamat datang di Floating Market Lembang,” ujar setiap petugas, lengkap dengan senyum manis.

Floating Market atau Pasar Terapung ini terletak di Lembang, Bandung, tepat di belakang Grand Hotel Lembang. Area ini dahulu dikenal sebagai Situ Umar, danau yang biasa dipakai sebagai tempat pemancingan. Namun, sejak akhir 2012, lokasi itu disulap menjadi Floating Market.

Tidak seperti pendahulunya di Banjarmasin atau di Thailand, pasar ini tidak benar-benar berupa pasar. Alih-alih menjual sayur-mayur, Floating Market Lembang menawarkan wisata kuliner dengan menjual jajanan khas Jawa Barat. Tidak hanya itu, tempat seluas 7,2 hektar ini juga memiliki beragam fasilitas wisata sehingga lebih cocok disebut objek wisata ketimbang pasar.

Pengunjung yang pergi ke sana dapat menikmati keindahan Taman Batu yang disusun dengan gaya Jepang, bermain bersama kelinci di Taman Kelinci, hingga memberi makan angsa. Mereka yang membawa anak kecil juga dapat bermain bersama di wahana-wahana yang terletak di sana. Apabila bosan berjalan kaki, pengunjung juga dapat berkeliling danau dengan menyewa perahu dayung seharga Rp35.000,00 sampai Rp75.000,00.

Terletak tak jauh dari Gunung Tangkuban Perahu memang membuat udara di area Floating Market relatif lebih dingin. Namun, lokasi itu jugalah yang membuat pemandangan di sana begitu indah. Sembari bersantai di leuit-leuit (gazebo bergaya lumbung padi khas Sunda) yang disewakan seharga Rp60.000,00 hingga Rp150.000,00 per dua jam, pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan Gunung Tangkuban Perahu yang berdiri gagah di atas danau.

Hmm… dengan menggabungkan tiga unsur wisata andalan Bandung, yaitu wisata alam, kuliner, dan belanja, maka tak heran jika tempat ini selalu ramai dikunjungi pelancong dari berbagai daerah setiap akhir pekan atau hari libur.

Nah, sudah siap melancong?

 

[divider] [/divider] [box title=”Info”] Penulis: Hana Krisviana
Editor: Maria Advenita G.E.
Gambar: anekatempatwisata.com[/box]
sintiaastarina

sintiaastarina

Related Posts

Potret walang atau belalang goreng di atas daun hijau. (create.vista.com)
Iptek

Walang Goreng, Hidangan Belalang Khas Yogyakarta

December 16, 2025
Potret bangunan Toko Merah, salah satu bangunan bersejarah di kawasan Kota Tua. (kompas.com/Zeta Zahid Yassa)
Jalan-jalan

Intip Beragam Tempat Bersejarah yang Jarang Diketahui di Jakarta

December 10, 2025
Pasar Subuh Senen
Hiburan

Pasar Subuh Senen: Menyusuri Jejak Jajanan Tradisional

December 5, 2025
Next Post

Berpolitik Lewat Media Sosial

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × two =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021