• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Thursday, January 15, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Olahraga

Telan Dua Kekalahan, Tontowi Akui Kurang Maksimal

Christoforus by Christoforus
December 12, 2015
in Olahraga
Reading Time: 1 min read
Telan Dua Kekalahan, Tontowi Akui Kurang Maksimal
0
SHARES
41
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

DUBAI, ULTIMAGZ.com –  Ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir kalah dari ganda campuran Hongkong Lee Chun Hei Reginald/Chau Hoi Wah dengan skor 14-21 dan 17-21, Kamis (10/12). Dalam kekalahan kedua mereka di grup A Dubai BWF Superseries Finals, Tontowi mengaku dirinya kerap melakukan kesalahan saat bersama Lilyana.

Sejak awal gim, Tontowi/Liliyana sudah ditekan, dan kerap melakukan kesalahan sendiri sehingga menguntungkan Lee/Chau. Meskipun demikian, Tontowi/Liliyana tercatat menang empat kali dari lima pertemuan dengan Lee/Chau. Pada kompetisi BCA Indonesia Open Super Series Premier 2015 lalu, Tontowi/Liliyana menang 26-24 dan 21-14.

Sebelumnya, Tontowi/Liliyana dikalahkan pasangan asal Inggris, Adcock/Gabrielle Adcock, 17-21, 21-11, dan 24-22. Dua kekalahan ini membuat posisi mereka semakin sulit untuk lolos ke babak semifinal.

“Sudah kalah dua kali, jadi sudah pasti sulit lolos ke semifinal,” ujar Tontowi. Ia juga mengakui bahwa performanya tidak maksimal, dan tidak ada rasa percaya diri.

 

Tontowi/Liliyana masih memiliki satu pertandingan sisa, yaitu berhadapan dengan Zhang Nan/Zhao Yunlei dari Tiongkok. “Besok mau main maksimal saja, tidak mau memikirkan hasil,” tambahnya.


This is box title

Penulis: Christoforus Ristianto

Editor : Alif Gusti Mahardika

Foto: badmintonindonesia.org

Sumber : badmintonindonesia.org

 

Tags: 2015Badmintonbwfdubai bwf superseriesIndonesialilyanatontowiultimagz
Christoforus

Christoforus

Related Posts

Potret masa sulit Lewis Hamilton di Ferrari. (planetf1.com)
Olahraga

Musim Debut Hamilton di Ferrari Berakhir Tanpa Podium

December 9, 2025
Lando Norris (McLaren) memenangkan World Driver’s Championship Formula 1 (07/12/25) (formula1.com)
Olahraga

Kemenangan Terakhir Verstappen Tak Cukup, Lando Norris Sabet Gelar Juara Dunia 2025

December 8, 2025
Salah seorang pemain ganda putra saat rally dalam pertandingan perebutan tiket ke babak semifinal. (ULTIMAGZ/Peter Jonathan)
Berita Kampus

Padel Pop Buktikan Mahasiswa UMN Mampu Adakan Acara Olahraga Profesional

December 5, 2025
Next Post
Lolos, Dortmund Gagal Juarai Grup C

Lolos, Dortmund Gagal Juarai Grup C

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

thirteen − three =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021