• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Wednesday, January 28, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Olahraga

Musim Debut Hamilton di Ferrari Berakhir Tanpa Podium

Reza Farwan by Reza Farwan
December 9, 2025
in Olahraga
Reading Time: 3 mins read
Potret masa sulit Lewis Hamilton di Ferrari. (planetf1.com)

Potret masa sulit Lewis Hamilton di Ferrari. (planetf1.com)

0
SHARES
33
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERPONG, ULTIMAGZ.com – Grand Prix Abu Dhabi menjadi balapan terakhir F1 musim 2025. Namun, bagi Lewis Hamilton, ajang tersebut memiliki makna lebih karena menjadi penutup musim debutnya dengan Ferrari.

Menurut Hamilton, musim ini dipenuhi dengan drama, amarah, dan penderitaan. Hamilton mengakhiri balapan Grand Prix Abu Dhabi di urutan kedelapan dan mengakhiri musim untuk pertama kali dalam sepanjang karirnya di F1 tanpa menyentuh podium dari total 24 balapan yang telah digelar.

Baca juga: Kemenangan Terakhir Verstappen Tak Cukup, Lando Norris Sabet Gelar Juara Dunia 2025

Berita Hamilton bergabung ke tim Ferrari dari tim Mercedes yang sudah menjadi timnya selama dua belas tahun menggemparkan dunia F1. Bergabungnya Hamilton membawa harapan bagi para fans Ferrari (Tifosi) untuk kembali ke masa kejayaannya. Hamilton sang tujuh kali juara dunia diharapkan mampu membawa Ferrari kembali menjadi juara, mengingat tim itu sudah 18 tahun puasa gelar, dilansir dari formula1.com. 

Namun, ekspektasi tersebut runtuh secara perlahan. Sepanjang musim, Ferrari kesulitan menemukan konsistensi performa mobilnya. Hamilton yang mencoba beradaptasi dengan tim Ferrari harus menghadapi mobil SF-25 yang sulit dikendalikan, tidak stabil, dan sering kali tertinggal dari rivalnya, seperti McLaren, Mercedes, dan Red Bull.

Walaupun sepanjang musim Hamilton tidak bisa mengendalikan performa SF-25, Grand Prix Mexico menjadi peluang terbaik Hamilton. Hamilton tampil impresif di kualifikasi dan mendapatkan posisi ketiga, menempatkannya menjadi salah satu kandidat terkuat untuk meraih podium. 

Namun, terjadi insiden dengan Max Verstappen di mana Hamilton dianggap memotong jalur trek balapan untuk mengambil keuntungan naik posisi dari duelnya dengan Verstappen. Akibat insiden tersebut, Hamilton mendapatkan lima detik pinalti dan turun ke posisi kedelapan, dilansir dari beritasatu.com. 

Sepanjang perjalanan musim 2025, Hamilton sering kali dikalahkan oleh rekan setimnya, Charles Leclerc. Berbeda dengan Hamilton yang tidak mendapatkan podium, Leclerc berhasil meraih tujuh podium untuk Ferrari. 

Tidak hanya itu, melansir formula1.com, jarak poin antara Hamilton dengan Leclerc di tabel pembalap mencapai 80 poin. Hamilton mendapatkan  156 poin dan Leclerc meraih 242 poin. 

Melansir beritasatu.com, musim debut Hamilton mencatat rekor buruk. Ia menjadi pembalap pertama sejak Ivan Capelli pada 1992 yang bergabung dengan Ferrari di awal musim dan gagal meraih satu pun podium. Selain itu, Hamilton juga memegang rekor kurang baik karena keluar dari kualifikasi Q1 secara beruntun sebanyak tiga kali, dilansir dari crash.net. 

Mengakhiri musim terburuknya, Hamilton berkata bahwa ia akan menenangkan diri hingga musim 2026 tiba. 

“Sekarang ini, saya hanya akan fokus pada istirahat. Benar-benar terputus dari segala hal. Tidak ada yang bisa mengontak saya, karena saya tidak akan memegang gawai saya. Saya akan fokus pada istirahat,” ujar Hamilton, dilansir dari motorsport.com. 

Baca juga: Mengenal Lewis Hamilton, Sang Pembalap F1 Legendaris

Meski musim debut Hamilton di Ferrari berakhir jauh dari ekspektasi, perjalanannya masih belum selesai. Musim 2026 menjadi sebuah musim di mana regulasi baru mobil akan diterapkan. 

Tahun depan, semua tim F1 akan memulai dari titik yang sama dan setara. Musim 2025 mungkin menjadi musim terburuk Hamilton sepanjang karirnya di F1. Akan tetapi, masih ada ruang untuk bangkit dan menulis kembali sejarah hebat bagi sang tujuh kali juara dunia.

 

 

Penulis: Reza Farwan

Editor: Jessica Kannitha

Foto: planetf1.com 

Sumber: formula1.com, beritasatu.com, crash.net, motorsport.com

Tags: charles leclercF1ferrariLewis Hamilton
Reza Farwan

Reza Farwan

Related Posts

Lando Norris (McLaren) memenangkan World Driver’s Championship Formula 1 (07/12/25) (formula1.com)
Olahraga

Kemenangan Terakhir Verstappen Tak Cukup, Lando Norris Sabet Gelar Juara Dunia 2025

December 8, 2025
Salah seorang pemain ganda putra saat rally dalam pertandingan perebutan tiket ke babak semifinal. (ULTIMAGZ/Peter Jonathan)
Berita Kampus

Padel Pop Buktikan Mahasiswa UMN Mampu Adakan Acara Olahraga Profesional

December 5, 2025
Lando Norris memimpin balapan Grand Prix São Paulo. (formula1.com)
Olahraga

Lando Norris Menangkan Grand Prix São Paulo yang Penuh Ketegangan

November 11, 2025
Next Post
Ilustrasi logo JAFF20

JAFF 20 Resmi Tamat, Intip Keseruan di Balik Layar Festival Film Terbesar Indonesia!

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one + fourteen =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021