• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Sunday, August 31, 2025
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Review

Wish I Was Here: Seberapa Penting Arti Keluarga Untukmu?

sintiaastarina by sintiaastarina
October 27, 2014
in Review
Reading Time: 2 mins read
0
SHARES
393
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

ULTIMAGZ.com –  Menikah di usia muda, memiliki istri yang mendukung, juga dikaruniai dua anak yang lucu nyatanya tak membuat Aiden Bloom merasa bahagia. Menjadi seorang suami di usia 35 tahun menuntut dirinya agar bisa menemukan jati diri. Ditambah lagi, ketika masalah finansial membelenggu keluarganya, hidupnya menjadi lebih kacau.

Tak disangka, Aiden tak lagi mampu bekerja sehingga kedua anaknya yang menuntut ilmu di sekolah swasta harus menjalani homeschooling. Malangnya, ia juga harus menghadapi kenyataan bahwa ayahnya sedang sekarat. Ia pun sadar, ia merindukan beragai momen kebersamaan di tengah keluarganya. Hingga akhirnya, Aiden belajar seberapa penting arti kehidupan yang tak pernah disadarinya sebelumnya. Namun, mampukah Aiden memenuhi semua yang keluarganya butuhkan? Berhasilkah Aiden menyatukan keluarganya kembali?

Wish I Was Here diperankan oleh Zach Braff, Kate Hudson, Ashley Greene, Joey King, dan masing banyak lagi. Meski film ini bergenre drama komedi, sayangnya unsur komedi belum diramu secara matang. Kendati demikian, para pemainnya memiliki karakter dan ciri khas masing-masing sehingga menjadi nilai plus untuk film ini. Sebagai contoh, Tucker, anak bungsu Aiden yang pintar dan selalu ingin tahu ditunjukkan lewat dialog dalam film tersebut.

Di lain sisi, beberapa pesan moral juga tampak pada film yang pernah ditampilkan dalam Festival Film Sundance ini. Pertama, setiap orang memiliki ketakutannya sendiri ketika menghadapi sesuatu. Namun, cara terbaik untuk mengatasi ketakutan itu adalah dengan menghadapinya dengan berani. Selanjutnya, Wish I Was Here juga menonjolkan bagaimana pentingnya peran sebuah keluarga. Terutama, perjuangan seorang kepala keluarga dalam menghadapi berbagai situasi sulit pun, pasti ada jalan keluar bila dilakukan bersama keluarga.

Akhir yang menyentuh juga menjadi alasan bagi kalian untuk tidak melewatkan film yang disutradarai oleh Zach Braff ini sendiri. Ada banyak momen yang relevan dengan kehidupan nyata sehingga kita tak perlu jauh-jauh berimajinasi tentang arti kehidupan sebenarnya.

Bila penasaran, lihat trailer-nya di sini yuk!

//www.youtube.com/watch?v=aCponfeWNOI

[divider] [/divider]
[box title=”Info”]
Penulis: Sintia Astarina
Sumber gambar: //www.flickeringmyth.com
[/box]
sintiaastarina

sintiaastarina

Related Posts

Potret Buku Surrounded by Idiots karya Thomas Erickson (penguin.com.au)
Literatur

Surrounded by Idiots: Mereka Bukan Idiot, Mereka Hanya Berbeda

May 7, 2025
Sampul buku Lolita karya Vladimir Nabokov. (dezimmer.net/Dieter E. Zimma)
Hiburan

Lolita: Sebuah Kisah Cinta Dibalut Pisau

March 17, 2025
Sang Nabi Kahlil Gibran
Literatur

Sang Nabi: Ketika Kahlil Gibran Kemas Filosofi dalam Puisi

March 12, 2025
Next Post

Calvary: Kisah Pembunuhan Seorang Imam Gereja

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × 5 =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021