SERPONG, ULTIMAGZ.com – Design and Art Direction (D&AD) adalah organisasi nirlaba asal Inggris yang telah berdiri sejak 1962. D&AD dibentuk oleh sekelompok desainer dan beberapa creative director ternama asal London seperti David Bailey, Terence Donovan, dan Colin Forbes, salah satu pendiri Pentagram. Bagi individu yang bekerja di industri kreatif, penghargaan D&AD dianggap setara dengan piala Oscar di industri perfilman atau piala Grammy di industri musik.
Melansir dandad.org, D&AD New Blood merupakan kategori penghargaan khusus individu muda yang baru memulai karir. Tahun ini D&AD New Blood terasa lebih kompetitif. Selain karena perubahan tren visual, integrasi Artificial Intelligence (AI), dan tuntutan isu sosial yang diangkat, penetapan standar ide dan visual juga semakin tinggi.
Baca Juga: ADGI Design Week 2025: Lebaran Anak Desain Kembali Tahun Ini

Penghargaan D&AD tidak menggunakan medali emas atau piala, tetapi pensil. Sebagai simbolisme dari proses pembentukan ide dan visual, pensil D&AD memiliki 5 tingkatan warna. Wood dan Graphite Pencil yang setara dengan perunggu dan perak, Yellow Pencil yang diberikan untuk karya dengan keunggulan kreativitas tinggi, White Pencil untuk karya kreatif yang memberikan dampak positif bagi dunia, dan Black Pencil sebagai penghargaan tertinggi.
Baca Juga: Dunia Sedang Bising, Pantone Berbisik Lewat Cloud Dancer
Tahun lalu, Indonesia dari tim Universitas Bina Nusantara (Binus) berhasil meraih penghargaan White dan Graphite Pencil dengan kampanye berjudul “Consent Soap”. Di kategori profesional, Indonesia juga pernah meraih penghargaan Wood Pencil melalui Studio Woork dengan karya “A Guide to Measure Life in Points”. Tahun ini, desainer Indonesia semakin menarik perhatian dunia sehingga D&AD memutuskan untuk menarik Jordan Marzuki dan Henricus Linggawidjaja sebagai juri, dilansir dari grafismasakini.com.
Meraih penghargaan bukanlah tujuan akhir dari D&AD, melainkan untuk memberikan sorotan kepada bintang muda, mempersiapkan dan meningkatkan standar industri, serta memenuhi portofolio dengan karya menarik. Ultimates juga bisa ikut serta dalam ajang perlombaan D&AD. Adapun batas akhir pengiriman karya jatuh pada 17 Maret 2026. Maka dari itu, masih banyak waktu yang bisa Ultimates gunakan untuk membuka hasil riset dan melakukan perubahan.
Penulis: Muhammad Khairan Ananta Nugroho
Editor: Celine Valleri
Foto: wa.campaignbrief.com, dandad.org
Sumber: dandad.org, grafismasakini.com




