• About Us
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Advertise & Media Partner
  • Kode Etik
Thursday, January 15, 2026
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto
No Result
View All Result
ULTIMAGZ
No Result
View All Result
Home Event

Ini Faktor yang Membuat Konser Tame Impala Memukau

Alif Gusti by Alif Gusti
May 1, 2016
in Event
Reading Time: 2 mins read
Ini Faktor yang Membuat Konser Tame Impala Memukau

Visual pada konser Tame Impala di Parkir Selatan Senayan, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat pada Jum'at (29/4) malam.

0
SHARES
455
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, ULTIMAGZ.com – Dipromotori oleh kiosPLAY, Tame Impala sukses menggelar konsernya pada Jum’at (29/4) malam di Parkir Selatan Senayan, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno. Penampilan grup musik asal Perth, Australia itu dinilai memukau dan memuaskan oleh penonton, yang bahkan beberapa diantaranya mengklaim konser tersebut adalah konser terbaik. Namun, hal tersebut tidak terlepas dari faktor-faktor berikut.

  • Visual yang “trippy” khas psychedelic

Dengan genre musik psychedelic rock, tentunya band yang digawangi oleh Kevin Parker (gitar/vokal), Jay Watson (synth/vokal), Cam Avery (bass/vokal), Dominic Simper (gitar/synth), dan Julien Barbagello (drum/vokal) itu membutuhkan dukungan agar penonton dapat menikmati musik mereka. Musik psychedelic memang identik dengan narkotika jenis LSD, lantaran dengan narkotika jenis tersebut, pendengar akan mampu memvisualisasikan apa yang mereka dengar, atau biasa disebut dengan trip.

Visual khas psychedelic yang ditampilkan pada konser Tame Impala, Jum'at (29/4) malam di Parkir Selatan Senayan, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Visual khas psychedelic yang ditampilkan pada konser Tame Impala, Jum’at (29/4) malam di Parkir Selatan Senayan, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Namun, Tame Impala memiliki ciri khas tersendiri dalam konsernya, yaitu menampilkan visual khas psychedelic yang “trippy” dan mendukung musik mereka. Visual dengan motif lingkaran, cahaya berputar, ataupun piksel yang melambat itu bisa menjadi alternatif positif. Pasalnya, tanpa menggunakan LSD, penonton dapat menikmati penampilan Tame Impala tanpa harus bersentuhan dengan narkotika.

https://twitter.com/syl19_/status/726092133594075136

Visual tersebut juga ditampilkan dengan baik tanpa kekurangan pada konser di Jakarta kemarin.

  • Suara, pencahayaan panggung, dan lokasi yang mendukung

Musik Tame Impala memiliki ciri khas tersendiri, yaitu menggabungkan suara lembut Kevin dengan musik yang “brutal”. Pada wawancara yang dilakukan sopitas.com, Kevin mengatakan, “Instrumen (kami) cukup brutal, namun suaranya (Kevin) lembut, dan kurasa hal itu beresonansi dengan orang-orang.”

Tata pencahayaan konser Tame Impala di Parkir Selatan Senayan, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat pada Jum'at (29/4) malam.
Tata pencahayaan konser Tame Impala di Parkir Selatan Senayan, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat pada Jum’at (29/4) malam.

Maka dari itu, sistem suara yang dibutuhkan pun harus menyeimbangkan antara suara instrumen, vokal Kevin yang lembut, dan memperkirakan pula suara penonton. Namun, semua itu tidak jadi masalah pada konser kemarin. Hal ini didukung pula dengan lokasi outdoor, yang membuat suara tidak menggema.

last night's sound quality was that great it makes the music from the album doesn't sounds as good as usual, sabii! @kiosplay #TameImpalaJKT

— egotringo (@egotringo) April 30, 2016

Pencahayaan panggung yang menyesuaikan dengan visual dan suara juga menjadi pendukung yang cukup apik pada malam itu.

  • Singkat, namun padat

Waktu satu setengah jam, dimulai dari pukul 20.30 hingga 22.00 WIB memang terasa singkat untuk band sebesar Tame Impala tampil. Namun, kuantitas waktu tidak menentukan kualitas performa mereka. Tak banyak basa-basi, dan lebih fokus kepada penampilan di atas panggung, Kevin cs. tetap memuaskan penonton yang hadir pada malam itu.

“Konsernya keren banget, apalagi pas mulai Intro dan dilanjut sama Let It Happen, bikin merinding. Overall, Tame Impala rock the night banget!” ujar Regina, salah satu penonton yang ULTIMAGZ wawancarai.

Bahkan, beberapa di antara mereka mengklaim konser ini merupakan konser terbaik. Ketepatan waktu pelaksanaan juga jadi nilai lebih yang diberikan oleh penonton untuk promotor.

 

https://twitter.com/yeahika/status/726359577747312640

https://twitter.com/anplusdien/status/726301004245823488

Best night ever @kiosplay #TameImpalaJKT pic.twitter.com/4O66Vu6fUN

— od~ (@odsandy) April 30, 2016

https://www.instagram.com/p/BEyxSKsSmVk/?taken-by=kittendust

 

Penulis: Alif Gusti Mahardika

Fotografer: Alif Gusti Mahardika, Anthony Dennis Tumiwa

Sumber Pendukung: twitter.com/kiosplay, Instagram, #TameImpalaJKT, YouTube

 

Tags: 2016eventjakartaKonsermusiktame impalaultimagz
Alif Gusti

Alif Gusti

Nama lengkap : Alif Gusti Mahardika Email : alifgmahardika@gmail.com

Related Posts

HUNT
Event

Mahasiswa UMN Gelar Treasure Hunt di Kampus lewat HUNT UMN 2025

December 9, 2025
Karya dari Satu Collective pada ADGI Design Week 2025.
Event

ADGI Design Week 2025: Lebaran Anak Desain Kembali Tahun Ini

December 6, 2025
Salah seorang pemain ganda putra saat rally dalam pertandingan perebutan tiket ke babak semifinal. (ULTIMAGZ/Peter Jonathan)
Berita Kampus

Padel Pop Buktikan Mahasiswa UMN Mampu Adakan Acara Olahraga Profesional

December 5, 2025
Next Post
Malam Psychedelic di Pusat Jakarta

Malam Psychedelic di Pusat Jakarta

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × one =

Popular News

  • wawancara

    Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan ‘Klise’ Wawancara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risa Saraswati Ceritakan Kisah Pilu 5 Sahabat Tak Kasat Matanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Ivanna Van Dijk Sosok Dari Film ‘Danur 2 : Maddah’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gading Festival: Pusat Kuliner dan Rekreasi oleh Sedayu City

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merasa Depresi? Coba Cek 4 Organisasi Kesehatan Mental Ini!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pages

  • About Us
  • Advertise & Media Partner
  • Artikel Terbar-U
  • Beranda
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Ultimagz Foto
  • Disabilitas

Kategori

About Us

Ultimagz merupakan sebuah majalah kampus independen yang berlokasi di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Ultimagz pertama kali terbit pada tahun 2007. Saat itu, keluarga Ultimagz generasi pertama berhasil menerbitkan sebuah majalah yang bertujuan membantu mempromosikan kampus. Ultimagz saat itu juga menjadi wadah pelatihan menulis bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UMN dan non-FIKOM.

© Ultimagz 2021

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Info Kampus
    • Berita Kampus
    • Indepth
  • Hiburan
    • Film
    • Literatur
    • Musik
    • Mode
    • Jalan-jalan
    • Olahraga
  • Review
  • IPTEK
  • Lifestyle
  • Event
  • Opini
  • Special
    • FOKUS
    • PDF
  • Artikel Series
  • Ultimagz Foto

© Ultimagz 2021